Ketahui Kakek dalam Bahasa Lampung dan Kosa Kata Lainnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Lampung adalah salah satu bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat suku Lampung, yang tinggal di provinsi Lampung. Ada banyak istilah maupun panggilan dalam bahasa Lampung yang berbeda dengan bahasa lainnya. Salah satunya adalah kakek dalam bahasa Lampung.
Bahasa Lampung memiliki aksara tradisionalnya sendiri yang disebut Aksara Lampung atau "Had Lampung". Aksara ini digunakan untuk menulis teks dalam bahasa Lampung dan memiliki keunikan tersendiri, serupa dengan aksara-aksara Nusantara lainnya.
Kakek dalam Bahasa Lampung dan Kosa Kata Lainnya
Bahasa Lampung adalah bahasa yang memiliki kosakata yang khas dengan beberapa kata serapan dari bahasa Sanskerta, Melayu, dan bahasa sekitar. Bahasa ini sering dipertahankan melalui lagu-lagu daerah seperti "Sang Bumi Ruwa Jurai", yang juga menjadi identitas masyarakat Lampung.
Bahasa Lampung terdiri dari 2 jenis dialek, yaitu dialek A dan dialek O. Dialek A atau dialek Api biasa digunakan oleh masyarakat Lampung di wilayah seperti Way Kanan, sebagian Lampung Tengah, dan daerah sekitarnya. Sedangkan dialek O atau dialek Nyo digunakan di wilayah seperti Krui, Pesisir Barat, Kota Agung, dan sebagian Lampung Selatan.
Mengutip buku Kamus Istilah Bahasa Lampung karya Ainun Mahya (2016:85) kakek dalam bahasa Lampung adalah tamong, datuk, bakas, dan juga appeu. Namun, di beberapa daerah ada juga yang memanggil kakek dengan panggilan "yai". Selain kakek, berikut ini kosakata bahasa Lampung lain beserta artinya yang dapat dipahami.
Ayah = Bak, Buya, Abah
Ibu = Emak, Umi, Endik, Endok
Nenek = Embay, Nyayi, Andung
Sepupu = Sanga muare, sanga mengkelepah
Keponakan = Kemenakan
Kakak ipar = Lakau tuha
Buyut = Tuyuk
Paman = Kemaman
Bibi = Keminan
Suami = Mengian
Istri = Kagungan, Kehejong
Masuk = Kuruk
Ada = Wat
Habis = Bela, Kokok
Hati-hati = Alun-alun
Rusak = Cadang
Utara = Talang
Selatan = Nyapah
Barat = Matarani mati
Timur = Matarani minjak
Dorong = Julung, julak
Tarik = Tarek
Kamar mandi = Pok mandi
Toilet = Kakus
Laki-laki/pria = Ragah
Perempuan/wanita = Sebay/bakbai
Perempuan secara umum = Sebai
Berbahaya = Buhaya, bahlo
Beracun = Wat racun
Pintu darurat = Rangok darurat
Telepon darurat = Talipon darurat
Pemadam api = Pemadom apui
Dilarang merokok = Dang ngudut
Dilarang masuk = Dang kuruk
Jangan disentuh = Dang di culik/dang ditinggul
Sembarang = Asing
Sembarangan = Asingasing
Buah, pohon asam = Asom
Ini = Aji
Ambil = Akuk
Mengetahui kakek dalam bahasa Lampung dapat memperluas informasi mengenai berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa Lampung adalah bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia. Meski terancam oleh modernisasi, upaya pelestarian terus dilakukan, baik melalui pendidikan formal, komunitas budaya, maupun media digital. (BAI)
Baca Juga: 2 Contoh Cerita Pengalaman Pribadi Bahasa Sunda tentang Liburan
