Konten dari Pengguna

Ketahui Macam-macam Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup. Sumber: Unsplash/Francesco
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup. Sumber: Unsplash/Francesco

Dalam mata pelajaran sains, terdapat salah satu materi yang mempelajari mengenai klasifikasi makhluk hidup. Tentunya ada macam-macam sistem klasifikasi makhluk hidup yang dapat diketahui dan dipahami.

Pada dasarnya, klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu. Sistem klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada perbedaan karakteristik yang dimiliki oleh organisme.

Macam-macam Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Ilustrasi Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup. Sumber: Unsplash/Michael Schiffer

Macam-macam sistem klasifikasi makhluk hidup dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu alami, buatan, dan filogenetik. Namun, terdapat lima kingdom utama yang biasa dikenal dalam sistem klasifikasi makhluk hidup, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia

Mengutip buku Rangkuman Lengkap Biologi, Tim Guru Indonesia (2016:9), klasifikasi merupakan salah satu proses penggolongan makhluk hidup secara sistematis menurut aturan tertentu. Berikut adalah beberapa sistem klasifikasi makhluk hidup.

1. Kingdom Monera

Kingdom monera mencakup organisme prokariotik, yang berarti sel-selnya tidak memiliki inti sel yang terpisah. Mereka dapat ditemukan di berbagai lingkungan, seperti tanah, air, dan bahkan dalam tubuh manusia. Contohnya adalah bakteri.

Ciri-ciri umum:

  • Uniseluler atau multiseluler sederhana

  • Tidak memiliki inti sel (prokariotik)

  • Banyak yang memiliki dinding sel

2. Kingdom Protista

Kingdom ini tidak termasuk dalam kategori hewan atau tumbuhan, namun memiliki karakteristik yang menyerupai hewan, tumbuhan, dan jamur. Contohnya adalah protozoa, ganggang, dan sebagainya.

Ciri-ciri umum:

  • Uniseluler atau multiseluler sederhana

  • Memiliki inti sel (eukariotik)

  • Keragaman bentuk dan fungsi sel

3. Kingdom Fungi

Kingdom Fungi terdiri dari organisme seperti jamur yang mendapatkan nutrisi dengan cara mencerna dan menyerap bahan organik dari lingkungan sekitarnya. Fungi dapat hidup sebagai saprofit (mendekomposisi bahan organik) atau sebagai parasit.

Ciri-ciri umum:

  • Multiseluler

  • Memiliki inti sel (eukariotik)

  • Heterotrof, mendapatkan nutrisi dengan cara menyerap zat organik.

4. Kingdom Plantae

Kingdom Plantae mencakup semua tumbuhan, baik yang memiliki pembuluh xilem dan floem (tumbuhan vaskular) maupun yang tidak memiliki pembuluh tersebut (tumbuhan non-vaskular). Plantar menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.

Ciri-ciri umum:

  • Multiseluler

  • Memiliki inti sel (eukariotik)

  • Autotrof, mampu melakukan fotosintesis

5. Kingdom Animalia

Organisme dalam kingdom ini tidak melakukan fotosintesis dan umumnya bergerak untuk mendapatkan makanan. Hewan dapat berkembang biak secara seksual atau aseksual.

Ciri-ciri umum:

  • Multiseluler

  • Memiliki inti sel (eukariotik)

  • Heterotrof, mendapatkan nutrisi dengan cara memakan organisme lain atau bahan organik

Baca juga: Perbedaan Tumbuhan dan Makhluk Hidup Lainnya

Itu dia penjelasan mengenai macam-macam sistem klasifikasi makhluk hidup. Sistem klasifikasi ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengelompokkan organisme berdasarkan kesamaan dan perbedaan karakteristik mereka, membantu dalam pemahaman evolusi dan hubungan antar spesies. (BAI)