Konten dari Pengguna

Khutbah Jumat Akhir Bulan Safar dengan Tema Sabar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi khutbah jumat akhir bulan safar - foto: pexels/yassir-abbas
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi khutbah jumat akhir bulan safar - foto: pexels/yassir-abbas

Banyak mitos yang beredar di masyarakat bahwa bulan Safar sebagai waktu yang tidak beruntung dan kesialan. Padahal, tidak demikian bagi umat muslim. Itu sebabnya, tepat menyampaikan khutbah jumat akhir bulan Safar ini sebagai momen mempertebal keimanan.

Khutbah Jumat menjadi salah satu tempat untuk memperbaiki anggapan bulan Safar sebagai bulan yang jauh dari kebaikan. Sebaliknya, umat muslim seharusnya memanfaatkan bulan ini untuk memperkuat keimanan melalui kesabaran.

Khutbah Jumat Akhir Bulan Safar: Saatnya Memperbanyak Sabar

ilustrasi khutbah jumat akhir bulan safar - foto: pexels/yassir-abbas

Dikutip dari buku Sabar, Abdullah al-Yamani (208;2), setiap muslim membutuhkan sikap sabar, khususnya zaman sekarang yang makin banyak dilanda fitnah, problem dan musibah, lantaran kurang hati-hati, ceroboh dan tidak sabaran.

Sedemikian pentingnya sabar dalam Islam, sehingga tepat jika kemudian menjadi tema khutbah Jumat. Berikut ini contoh khotbah Jumat akhir bulan Safar dengan tema sabar yang diperoleh dari teladan Nabi Muhammad saw.

Contoh Khutbah Jumat Akhir Bulan Safar yang Singkat tentang Kesabaran

Hadirin jamaah Jum’ah rahimakumullah,

Bulan Safar merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan melalui kesabaran. Pada bulan ini, Nabi Muhammad saw menapaki jejak hijrah sebagai perjalanan suci dengan banyak ujian, tantangan, dan pelajaran mengenai keteguhan dan tawakal.

Kesabaran menjadi kunci utama keberhasilan Nabi Muhammad saw dan para sahabat, ketika menghadapi berbagai tantangan yang mereka hadapi. Dari proses hijrah ini, kita belajar bahwa kesabaran lebih dari menahan keluhan atau amarah, namun keteguhan hati dan kepercayaan penuh terhadap janji Allah SWT, ketika menghadapi ujian dalam hidup.

Tiap orang memiliki tingkat kesabaran yang berbeda-beda. Berbagai masalah yang kita hadapi, seringkali mengubah kita menjadi orang yang tidak sabar. Padahal dengan memperbanyak kesabaran, kita bisa menjalani hidup dengan perasaan yang tenang dan lebih bijaksana. Untuk menjadi orang yang sabar memang tidak mudah, tapi bukan berarti kita tidak bisa berusaha.

Hadirin rahimakumullah,

Menurut Imam al-Ghazali, kata sabar dan berbagai kata turunannya disebutkan di lebih dari 70 tempat dalam Al-Qur’an. Salah satunya dalam Al Qur'an surat an-Nahl ayat 96 sebagaimana firman Allah Set yaitu :

“... Dan Kami pasti akan memberi balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS an-Nahl: 96).

Selain itu, dalam Al-Quran surat Ar-Rad ayat 24, Allah Swt juga berfirman:

“Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu” (QS ar-Ra’d: 24).

Perlu diingat, sabar merupakan adat kebiasaan nabi dan rasul. Sabar juga menjadi permata yang menghiasi kehidupan para wali. Sabar bagaikan mutiara bagi orang-orang saleh. Sabar juga sebagai penerang bagi kita yang ingin menapaki jalan kehidupan di dunia dan menuju kebahagiaan abadi di akhirat.

Demikian khutbah Jumat akhir bulan Safar di hari yang penuh keberkahan ini. Semoga dapat memberikan manfaat, serta membawa barakah bagi kita semua. (RRS)

Baca juga: 2 Materi Khutbah Jumat Bulan Muharram yang Istimewa