Konten dari Pengguna

Kode Genetik: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kode genetik adalah - Sumber: pixabay.com/qimono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kode genetik adalah - Sumber: pixabay.com/qimono

Kode genetik adalah istilah yang berhubungan dengan DNA. Kode genetik terkadang dikenal juga dengan sebutan kodon triplet. Ini disebabkan kode genetik terdiri dari kombinasi tiga nukleotida berurutan pada rantai mRNA (messenger Ribonucleic Acid).

Kode genetik berisi beberapa informasi mengenai karakteristik atau ciri khusus pada makhluk hidup. Informasi atau data tersebut tersimpan dalam DNA.

Kode Genetik adalah Rangkaian Spesifik yang Membentuk DNA

Ilustrasi kode genetik adalah - Sumber: pixabay.com/geralt

Pengertian kode genetik adalah rangkaian atau urutan instruksi spesifik yang terdapat dalam DNA (Deoxyribonucleic Acid) suatu organisme. Rangkaian inilah yang menentukan pertumbuhan, fungsi, dan pewarisan sifat biologis dari organisme tersebut.

DNA menyimpan informasi genetik dalam bentuk urutan nukleotida. Umumnya terdiri dari empat basa nitrogen: adenin (A), timin (T), guanin (G), dan sitosin (C).

Tiga basa nitrogen berurutan dalam DNA membentuk suatu kodon yang memberikan instruksi spesifik dalam sintesis protein. Kumpulan kodon ini membentuk bahasa genetik yang kompleks, yang kemudian disebut kode genetik.

Kode genetik memberikan petunjuk untuk pembentukan berbagai jenis protein yang mendukung berbagai fungsi seluler dan fisiologi organisme.

Berdasarkan buku Genetika Molekuler – Edisi 2, Bambang Irawan, 2021, ciri-ciri kode genetik yang khusus adalah:

  1. Untuk mengodekan satu asam amino spesifik, urutan tiga nukleotida digunakan oleh kode genetik. Proses ini dikenal sebagai triplet kodon. Sebagai contoh, UGG merupakan triplet kodon yang mengodekan asam amino triptofan.

  2. Kode genetik bersifat universal di semua organisme. Baik manusia, hewan, atau bakteri, mereka akan membentuk asam amino yang sama.

  3. Setiap kodon dalam kode genetik tidak saling tumpang tindih selama proses translasi. Artinya setiap kodon hanya akan mengodekan satu asam amino dalam rantai polipeptida yang sedang disintesis.

  4. Bersifat degeneratif, artinya beberapa kodon dapat mengodekan asam amino yang sama. Meskipun sebagian besar triplet kodon mengodekan asam amino tertentu, ada beberapa yang dapat menyandi satu asam amino yang sama.

Fungsi Kode Genetik

Ilustrasi kode genetik adalah - Sumber: pixabay.com/publicdomainpictures

Fungsi kode genetik yang utama adalah membawa informasi mengenai urutan asam amino yang diperlukan untuk pembentukan protein. Setiap gen memiliki peran khusus dalam mengkodekan karakteristik tertentu pada organisme hidup.

Beberapa fungsi lainnya adalah:

  1. Mampu mengkodekan informasi yang diperlukan selama proses sintesis protein. Tahap ini dimulai dari transkripsi, yang mengubah urutan nukleotida DNA menjadi mRNA. Lalu translasi, yang menerjemahkan urutan tersebut menjadi asam amino.

  2. Berfungsi sebagai ekspresi Gen. Jadi, informasi genetik yang tersimpan dalam DNA terlibat dalam mengatur ekspresi gen yang berpengaruh pada bagaimana fenotipe suatu makhluk hidup muncul.

  3. Berperan dalam mentransmisikan sifat-sifat genetik dari leluhur ke generasi berikutnya. DNA memiliki fungsi sebagai unit yang mampu mereplikasi diri untuk menghasilkan DNA baru. Jadi, DNA induk dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Baca Juga: Perbedaan Kromosom, DNA, dan Gen yang Perlu Diketahui

Di antara berbagai jenis organisme, biasanya kode genetik adalah hal yang umumnya hampir sama. Kesamaan ini merupakan dasar bagi prinsip kesinambungan kehidupan dan evolusi makhluk hidup. (DNR)