Konten dari Pengguna

Kuat Lemahnya Bunyi dalam Lagu disebut Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kuat Lemahnya Bunyi dalam Lagu disebut Apa? Ini Jawabannya, foto;pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kuat Lemahnya Bunyi dalam Lagu disebut Apa? Ini Jawabannya, foto;pexels

Kuat lemahnya bunyi dalam lagu disebut dengan birama. Dalam sebuah musik, birama berhubungan dengan pola atau urutan dari ketukan atau nada yang telah diatur sedemikian rupa. Hal tersebut berfungsi agar dapat menciptakan sebuah ritme ataupun pola irama pada setiap lagu.

Selain itu, birama juga berfungsi untuk menilai intensitas dan volume suara pada sebuah lagu. Jika bunyinya kuat, maka mempunyai intensitas dan volume suara yang tinggi. Sedangkan jika bunyinya lemah, maka mempunyai intensitas dan volume suara yang rendah.

Kuat Lemahnya Bunyi dalam Lagu Disebut Juga dengan Apa?

Ilustrasi Kuat Lemahnya Bunyi dalam Lagu Disebut Juga dengan?, foto:pexels

Dikutip dari buku Target Nilai 100 Ulangan Harian Semua Pelajaran SD/MI Kelas 1, Shanty (2018:219), kuat lemahnya bunyi dalam lagu disebut dengan birama yang ditandai dengan garis dan angka. Contoh dari tandanya, seperti 4/4 yang mempunyai arti setiap birama terdapat 4 ketukan.

Secara umum, birama mempunyai fungsi yang terbagi atas fungsi musikal dan fungsi simbol. Adapun penjelasaannya sebagai berikut.

  1. Fungsi musikal dari birama, yaitu untuk membangun sebuah irama. Dari kumpulan beberapa unit birama yang terulang-ulang akan membentuk irama. Kumpulan unit tersebut biasanya tersusun atas warna bunyi berat (rendah) yang umumnya jatuh pada ketukan pertama dan ringan (tinggi) pada ketukan selanjutnya.

  2. Fungsi simbol dari birama berhubungan dengan hitungan dasar irama pada musik. Biasanya, menggunakan simbol berupa angka pecahan. Contohnya, seperti birama 2/2, birama 2/4, birama 2/8, dan birama 3/4. Angka tersebut menunjukan jumlah ketukan pada satu ruas birama.

Mengetahui Jenis Birama

Ilustrasi Mengetahui Jenis Birama, foto:pexels

Dalam sebuah lagu terdapat beberapa jenis birama yang digunakan agar tercipta sebuah lagu yang menarik dan indah untuk didengarkan. Berikut ini adalah penjelasan dari jenisnya.

1. Birama 2/4

Birama 2/4 mempunyai arti bahwa dalam tiap birama terdiri atas 2 ketukan. Di mana setiap ketukannya mempunyai nilai seperempat. Ketukan tersebut akan berulang-ulang mulai dari awal lagu sampai berakhir. Beberapa contoh lagu yang menggunakan birama 2/4 di antaranya, yaitu:

  • Tik-tik Bunyi Hujan.

  • Ampar-ampar Pisang.

  • Manuk Dadali.

  • Cik Cik Periok.

2. Birama 3/4

Arti dari birama 3/4, yaitu setiap birama tediri atas 3 ketukan yang setiap ketukannnya mempunyai nilai tiga not seperempat. Berikut adalah contoh lagu yang menggunakan jenis birama tersebut.

  • Terima Kasihku.

  • Timur Matahari.

  • Burung Kakatua.

  • Lisoi.

3. Birama 6/8

Tanda birama 6/8 menunjukkan tiap biramanya terdiri atas 6 ketukan dan setiap ketukannya mempunyai nilai seperdelapan atau terdapat 6 not 1/8 yang menjadi acuan tempo. Adapun contoh lagu yang menggunakan birama 6/8 sebagai berikut.

  • Desaku yan Kucinta.

  • Komedi Putar.

  • Naik-naik ke Puncak Gunung.

4. Birama 4/4

Birama 4/4 menjadi paling umum digunakan dalam sebuah lagu. Arti dari birama 4/4, yaitu setiap biramanya memiliki 4 ketukan. Di mana setiap ketukannya mempunyai nilai empat not seperempat pada tiap biramanya. Beberapa contoh lagu yang menggunakan birama tersebut, yaitu:

  • Indonesia Raya

  • Kupu-kupu

  • Bintang Kecil

  • Injit Injit Semut

Baca Juga: 2 Unsur-unsur Musik dan Contohnya

Kuat lemahnya bunyi dalam lagu disebut dengan birama. Di mana fungsi dari birama terdiri dari fungsi musikal dan fungsi simbol. Selain itu, terdapat beberapa jenisnya, yaitu birama 2/4, birama 3/4 birama 6/8, dan birama 4/4. (PAM)