Konten dari Pengguna

Kumpulan Cerita Mudik Lebaran Singkat dan Menarik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cerita Mudik Lebaran Singkat. Sumber: Pexels/Victor Freitas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cerita Mudik Lebaran Singkat. Sumber: Pexels/Victor Freitas

Mudik pada saat Lebaran adalah salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang masih ada hingga saat ini. Mudik atau pulang ke kampung halaman biasanya menjadi salah satu cerita yang menarik. Tak heran jika beberapa guru memberi tugas siswa untuk menulis cerita mudik Lebaran singkat.

Mudik merupakan kegiatan kembali ke kampung halaman setelah merantau di kota lain. Kata "mudik" berasal dari bahasa Jawa, yaitu "mulih dhisik" yang berarti "pulang dulu" atau "pulang sebentar.

Kumpulan Cerita Mudik Lebaran Singkat

Ilustrasi Cerita Mudik Lebaran Singkat. Sumber: Pexels/Jake Ryan

Mengutip buku Membaca Sastra dan Peristiwa, Muharsyam Dwi Anantama (2021:107), mudik adalah tradisi yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia. Tradisi ini juga merupakan tradisi yang dinanti oleh masyarakat setiap tahunnya.

Cerita mudik merupakan salah satu cerita yang paling dinanti setelah pulang halaman, terutama untuk siswa sekolah yang biasanya mendapatkan tugas dari gurunya. Oleh karenanya, berikut ini beberapa kumpulan cerita mudik Lebaran singkat yang dapat diperhatikan siswa.

1. Teman Sekelas, Teman Satu Kampung Halaman

Libur Lebaran kali ini, Dimas dan keluarganya melakukan mudik ke Semarang. Rumah mereka di Solo dan setiap tahunnya mudik ke kampung halaman ayah-ibunya di daerah Banyumanik. Kedua orang tuanya tinggal di tempat itu saat kecil.

Mereka meninggalkan Solo menggunakan mobil. Perjalanan awalnya lancar, namun mendadak mulai merayap. Banyak kendaraan yang terjebak arus mudik.

Ayah Dimas memutuskan untuk masuk ke jalan tol. Jalanan lebih lengang lewat jalan berbayar ini. Sampai akhirnya, mereka memutuskan berhenti di area istirahat untuk meregangkan otot-otot badan yang mulai pegal.

Saat Dimas masuk ke minimarket di area tersebut, tidak sengaja ia melihat Didi. Didi adalah teman sekelasnya di sekolah baru. Mereka baru saja masuk kelas 10 di sekolah yang sama.

Mereka lalu saling menyapa. Didi bercerita hendak ke Banyumanik, Semarang, untuk mudik. Dimas lalu menanyakan lebih detail mengenai alamat kampung halaman Didi.

Tak disangka, tujuan akhir perjalanan Dimas dan Didi nyaris sama. Mereka menuju kampung yang saling bertetangga.

Dimas dan Didi lalu mempertemukan kedua orang tua mereka. Ayah Didi ternyata teman bermain kedua orang tua Dimas saat masih SD. Alhasil pertemuan dua keluarga tersebut jadi ajang nostalgia.

Keluarga Dimas dan Didi lalu berpamitan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke tujuan yang sama. Mereka berjanji akan saling berkunjung saat hari raya Idulfitri nanti.

2. Mudik dan Indahnya Kebersamaan

Tahun ini aku akhirnya berkesempatan untuk mudik ke rumah nenek setelah selama 2 tahun tidak bisa mudik karena kesibukan orang tua. Aku sangat menantikan momen Lebaran di rumah nenek di daerah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah karena nuansanya yang asri.

Keluargaku berangkat menuju Tawangmangu mengendarai mobil yang dibawa oleh Bapak dan Ibu secara bergantian, untuk menghindari ngantuk katanya. Meski perjalanannya jauh, aku tidak merasa bosan, karena Ibu dan Ayah memutarkan lagu-lagu kesukaanku.

Setelah perjalanan Jakarta-Tawangmangu yang memakan waktu selama 7,5 jam akhirnya kita sampai di rumah kakek nenek. Kebetulan kami sampai di sana pukul 11.00 WIB, kakekku baru saja kembali dari berkebun.

Kami langsung berhambur memeluk kakek dan nenek menumpahkan rasa rindu yang sudah ditabung selama dua tahun. Tidak banyak yang berubah dari keduanya, tetap kakek nenekku yang masih segar meski sudah tidak muda lagi.

Begitulah, aku dan keluarga menghabiskan satu minggu di sana dengan berbagai kegiatan, sungguh indah momen kebersamaan dengan kakek dan nenek, semoga tahun depan bisa mudik lagi!

Kumpulan cerita mudik Lebaran singkat ini dapat menjadi bahan bacaan yang menyenangkan atau bahkan menjadi referensi bagi siswa yang akan membuat cerita mengenai mudik Lebaran. Mudik merupakan suatu fenomena sosial yang menggambarkan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia. (BAI)

Baca Juga: Lagu Mudik Padang Taragak Pulang dan Maknanya