Kumpulan Pidato Tentang 1 Muharram beserta Hadisnya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahun Baru Islam, juga dikenal sebagai Hijriah, adalah perayaan tahun baru dalam kalender Islam. Biasanya saat 1 Muharam atau tahun baru Islam banyak kegiatan atau acara yang dilaksanakan, oleh karena itu dibutuhkan pidato tentang 1 Muharram beserta hadisnya.
Perayaan ini menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Hijriah. Perayaan ini digunakan oleh umat Islam di seluruh dunia untuk menentukan tanggal-tanggal penting dalam agama Islam, seperti Ramadan dan Idulfitri.
Pidato Tentang 1 Muharram beserta Hadisnya
Mengutip buku Dialektika Islam Dan Budaya Nusantara karya Suprapto (2020:184), 1 Muharram merupakan salah satu momentum penting bagi umat Islam. Bukan hanya sekadar tahun baru Islam, namun banyak peristiwa penting bersejarah yang diperingati. Pidato tentang 1 Muharram beserta hadisnya pun sering disampaikan saat acara-acara di bulan Muharam ini.
Tahun baru Islam jatuh pada 1 Muharam, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Perayaan ini sering kali disertai dengan doa, refleksi spiritual, dan berbagai acara keagamaan. Berikut beberapa contoh pidato mengenai 1 Muharam beserta dengan hadisnya.
Contoh 1
Assalamualaikum wr. wb.
Alhamdulillahilladzi an'ama 'alaina bi ni'matil iman, wal Islam. Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah. Allahumma sholli 'ala Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad, amma ba'du.
Hadirin sekalian yang berbahagia.
Pada hari ini kita semua tengah memperingati hari besar 1 Muharam. Oleh karena itu, patutlah kita bersyukur kepada Allah Swt, karena kita masih dapat menikmati apa yang diberikan oleh Allah di muka bumi.
Dengan memasuki tahun baru ini membuat kita sadar bahwa umur kita bertambah satu dari 17 menjadi 18 dan begitu pula seterusnya. Namun, patut kita sadari juga bahwa dengan bertambahnya satu tahun, maka satu tahun pula kita menambah kesempatan dalam mencari dan beramal saleh.
Dengan memasuki tahun baru ini, hendaknya kita mengoreksi segala perbuatan kita pada masa lalu atau pada hari yang telah lampau. Koreksilah diri kita masing-masing dengan kacamata agama. Kita buat neraca atau perbandingan selama satu tahun, yang kita tinggalkan itu banyak perbuatan yang melanggar syariat Islam atau banyakkah perbuatan yang diridhai oleh Allah.
Kalau misalnya dalam satu tahun itu kita banyak berbuat amal baik, itu menunjukkan bahwa tingkat keimanan kita semakin bertambah. Begitu pula sebaliknya, jika kita selama satu tahun itu banyak amalan jeleknya, kita harus lebih memperbaiki keimanan kita.
Hadirin sekalian yang berbahagia.
Dengan datangnya tahun baru Muharam 1446 H, membuat umur kita bertambah, maka gunakanlah sisa umur yang ada dengan amalan atau aktivitas yang sesuai dengan norma agama, dan itulah sebaik-baik tindakan manusia yang cerdik. Sesuai dengan hadis Rasul saw.:
"Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan bagus amalannya, dan sejelek-jelek manusia adalah yang diberi umur panjang dan jelek amalannya (perbuatannya)." (HR Ahmad).
Berangkat dari hadits tersebut, maka di hari besar Islam ini, marilah kita koreksi diri, kita perbanyak amalan-amalan yang bagus. Itulah makna sebenarnya dalam memperingati 1 Muharam.
Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah maupun kekhilafan. Sekali lagi, saya selaku Direktur Utama PT Jaya Sentosa mengucapkan "Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1446 H".
Akhirul kalam, uushiikum wa nafsii wa iyyaya bitaqwallahi.
Wassalamualaikum wr. wb.
Contoh 2
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang saya hormati, bapak/ibu yang hadir di acara perayaan tahun baru Islam, serta rekan-rekan panitia yang telah memeras peluh demi terselenggarakannya acara ini.
Pidato tentang tahun baru hijriah ini akan membahas tentang hikmah Muharram. Pada hari yang berbahagia ini, kita semua berkumpul untuk merayakan perayaan tahun baru Islam yang diistimewakan.
Tanggal 1 Muharam membawa pesan yang dalam dan penting bagi seluruh umat Islam. Sebagai umat yang menjalani kehidupan di bawah cahaya kebenaran Islam, kita harus selalu mengingat hijrahnya Nabi Muhammad saw. dari Mekah ke Madinah. Hijrahnya Rasulullah saw. ini merupakan landasan bagi peradaban yang agung.
Muharam merupakan salah satu dari empat bulan dalam hijriah yang diistimewakan. Terkait itu, Rasulullah saw. bersabda:
“Dalam setahun ada dua belas bulan. Empat diantaranya adalah bulan haram. Tiga berurutan: Zulkaidah, Zulhijjah dan Muharam sedangkan [yang keempatnya] Rajab berada di antara Jumada dan Sya’ban.” (Hadits riwayat al-Bukhari no.2958)
Salah satu cara mensyukuri nikmat Allah di bulan Muharram ini adalah dengan menjalankan ibadah sunah, termasuk berpuasa. Puasa Asyura dijalankan pada hari ke-10 Muharam.
Puasa di hari Asyura diyakini oleh umat Islam akan menghapus dosa setahun yang lalu. Rasulullah saw. bersabda melalui riwayat Muslim, "Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat."
Sebelum saya menutup pidato tentang Muharam ini, mari kita berdoa, semoga Allah Swt. menjadikan tahun baru ini penuh keberkahan dan meningkatkan iman dan takwa kita..
Terima kasih kepada bapak/ibu dan seluruh hadirin atas perhatian. Semoga Allah Swt. senantiasa memberkahi langkah-langkah kita dalam menapaki tahun baru ini.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pidato tentang 1 Muharram beserta hadisnya dapat dijadikan referensi dalam membuat pidato yang dibutuhkan untuk acara tahun baru Islam. Dengan pidato ini juga turut menyampaikan dakwah yang baik bagi masyarakat muslim. (BAI)
Baca juga: Ragam Kegiatan 1 Muharram di Masjid
