Kumpulan Puisi Nuzulul Quran yang Menyentuh Hati

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nuzulul Quran yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan adalah momen penting bagi umat Islam untuk merenungkan turunnya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup. Bahkan banyak puisi Nuzulul Quran yang dibuat untuk menggambarkan keagungan malam ini.
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu Allah Swt, yaitu Al-Qur'an, kepada Nabi Muhammad saw melalui perantara Malaikat Jibril. Peristiwa ini menandai awal dari kenabian Rasulullah saw dan menjadi momen penting dalam sejarah Islam.
Puisi Nuzulul Quran yang Menyentuh Hati
Mengutip buku Sastra Indonesia Lengkap, Tim Sastra Cemerlang (2018:37), puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait dan juga penuh makna.
Puisi dapat memiliki berbagai tema dan juga pesan yang menyentuh hati. Salah satunya adalah puisi mengenai malam Nuzulul Quran sebagai salah satu momen yang sangat penting bagi umat muslim. Berikut ini beberapa puisi Nuzulul Quran yang menyentuh hati.
1. Ramadan Ke-17
Ramadan ketujuh belas kita nantikan
Malam yang disebut Nuzulul Quran
Malam yang penuh kemuliaan
Malaikat Jibril menyampaikan Al-Qur'an
Pada malam Nuzulul Quran
Kepada Nabi Muhammad nabi pilihan
Sebagai pedoman dalam kehidupan
Malam Nuzulul Quran mari ramaikan
Dengan memperbanyak segala amalan
Terutama amalan membaca Al-Qur'an
Dengan mengharap ridho Ar-Rahman
2. Nuzulul Quran
Dengan kebesaran-Mu malam ini penuh keberkahan
Bangkitkan jiwa yang telah lama terpendam
Kau datangkan kecerahan di seluruh alam
Dengan kebesaran-Mu turunkan Al-Qur'an
Malam yang penuh rahmat dan ampunan
Lantunan ayat-ayat suci berdentuman
Rasa malas ditanggalkan berlomba-lomba menuju kebaikan
Aku bermunajat kepada-Mu tuk menggapai segala impian
Dengan keagungan-Mu
Malam ini kau turunkan ayat suci menggetarkan alam sebagai tangga menuju alam kebahagiaan
Alam surga yang penuh penantian
Dengan kalam Kau berikan Al-Qur'an
Kepada Muhammad nabi akhir zaman
Mukjizat-Mu membawa keberkahan
Bersama Nabi Muhammad menerangi alam
3. Cahaya di Malam Ramadan
Di malam sunyi penuh kedamaian,
Al-Qur'an turun sebagai pedoman,
Membimbing langkah dalam kegelapan,
Menuju jalan penuh keselamatan.
Ya Allah, kuatkan iman di dada,
Agar selalu berjalan di jalan-Mu,
Dengan Al-Qur'an sebagai penerang jiwa,
Menuju ridha dan surga-Mu yang indah.
4. Malam Nuzulul Quran
Malam penuh berkah telah tiba,
Al-Qur'an turun sebagai cahaya,
Menerangi jiwa yang gelap gulita,
Membawa harapan bagi umat manusia.
Dalam sujud kuucap syukur,
Atas nikmat-Mu yang tak terukur,
Semoga hati ini selalu teguh,
Berpegang pada firman-Mu yang utuh.
5. Munajatku di Malam Nuzulul Qur'an
Ini malam, pernah Kau nyalakan cahaya dalam gelapnya
Hingga pancarannya melebur dalam pembuluh manusia
Hanya saja, kini tak terang.....
Ini malam, pernah Kau turunkan tangga menuju surga
hingga jiwa-jiwa sanggup memanjatnya
hanya saja, kini t’lah runtuh.....
Dari itu, aku bermunajat di kemuliaan Nuzulul Qur’an
Turunkan Furqan baru, karena yang dulu sudah usang
Usang! Ya, usang!
Surat-suratnya penuh bercak noda keringat, liur, dan air mata
Ayat-ayatnya penuh bekas dosa, darah, mani, juga air mata
Lembaran-lembarannya lusuh, pernah disentuh tangan-tangan kotor berpeluh.....
Sementara rayap-rayap, makin asyik berjamaah, menelannya mentah-mentah
pelan tapi pasti, ia akan tersisa sampulnya saja
Atas nama keberkahan Ramadan kutetapkan pengharapan
Akan datangnya Al-Qur'an baru dalam akal dan kalbu
Aamiin…
Puisi Nuzulul Quran yang menyentuh hati ini dapat menjadi refleksi diri untuk mengingat momen penting bagi umat Islam. Memperingati Nuzulul Quran adalah hal penting untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt, memperbanyak ibadah, serta merenungkan kembali makna dan petunjuk yang terkandung dalam Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. (BAI)
Baca Juga: Nuzulul Quran Tanggal Berapa Ramadhan? Ini Penjelasannya
