Konten dari Pengguna

Macam-Macam Batuan Sedimen Berdasarkan Tempat Pengendapan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam-macam batuan sedimen. Sumber: Pexels/Tessa M
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam batuan sedimen. Sumber: Pexels/Tessa M

Macam-macam batuan sedimen merupakan salah satu komponen penyusun bentuk muka Bumi, khususnya penyusun litosfer (lapisan kulit Bumi yang paling luar). Batuan ini terbentuk karena adanya proses pengendapan.

Dikarenakan batuan sedimen sangat banyak macamnya, maka batuan ini dikelompokkan berdasarkan asal muasalnya. Contoh seperti batuan sedimen berdasarkan tempat pengendapannya.

Mengenal Macam-Macam Batuan Sedimen Berdasarkan Tempat Pengendapan

Ilustrasi macam-macam batuan sedimen. Sumber: Pexels/Simon Berger

Batuan sedimen terbentuk dari endapan struktur batuan yang terbawa air, angin, dan es, kemudian menumpuk dan mengeras. Untuk memudahkan dalam mengenal batuan ini, batuan sedimen telah dikelompokkan salah satunya berdasarkan tempat batu ini terbentuk.

Dikutip dalam buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia untuk Kelas X SMA/MA oleh Bambang Utoyo (2007:43), macam-macam batuan sedimen berdasarkan tempat pengendapannya terbagi menjadi 5 macam yaitu terisentris, marine, limnis, fluvial, dan glasial dengan penjelasan sebagai berikut.

1. Sedimen Terisentris

Terisentris merupakan jenis bantuan sedimen yang diendapkan di daratan yang dipengaruhi oleh tenaga air, es, dan angin. Hasil dari proses ini akan menghasilkan sebuah bentukan lahan baru.

2. Sedimen Marine

Marine adalah batuan sedimen yang diendapkan di laut. Pada umumnya banyak mengandung mineral karbonat (kapur). Batuan ini terbentuk dari sisa-sisa cangkang hewan laut, seperti moluska, alga, dan foraminifera.

Batuan karbonat terbentuk di lingkungan laut dangkal. Contoh sedimen karbonat antara lain batu gamping, dolomit, dan kalkarenit.

3. Sedimen Limnis

Limnis merupakan batuan sedimen yang diendapkan di danau atau rawa yang banyak mengandung unsur-unsur organik.

4. Sedimen Fluvial

Fluvial adalah sedimen yang diendapkan di sekitar wilayah sungai dan merupakan akumulasi dari berbagai pengerjaan air sungai. Sedimen fluvial banyak ditemukan di wilayah hilir atau muara sungai yang aliran airnya sudah melambat, contohnya delta.

5. Sedimen Glasial

Glasial merupakan batuan sedimen yang diendapkan di ujung pengerjaan sebuah massa es. Contohnya iceberg. Iceberg merupakan bongkahan es yang besar di ujung sebuah glester dan mengapung di laut.

Es yang pecah tersebut disebut pemahatan. Fenomena ini sering terjadi ketika ombak atau gelombang menggerakkan lapisan es naik atau turun. Khususnya pada musim panas, ketika bongkahan es melemah.

Dengan mengetahui macam-macam batuan sedimen berdasarkan tempat pengendapannya di atas, diharapkan pembaca bisa membedakannya dengan batuan sedimen lainnya yang ada di Bumi ini. (MRZ)

Baca juga: Pengertian Batuan Sedimen Organik dan Manfaatnya