Konten dari Pengguna

Macam-macam Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sumber: pexels.com/Kampus Production
zoom-in-whitePerbesar
Perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sumber: pexels.com/Kampus Production

Perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun untuk membantu perkembangbiakan ini tidak boleh sembarang, sebab tiap tumbuhan memiliki metode vegetatif buatan yang berbeda.

Tak hanya itu, bermacam teknik perkembangbiakan ini pun memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai berbagai macam perkembangbiakan vegetatif buatan sebelum mulai melakukannya pada tumbuhan.

3 Macam Perkembangbiakan Vegetatif Buatan pada Tanaman

Perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan distek. Sumber: pexels.com/Maggie My Photo Album

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam IPA oleh Yanti Herlanti (2007:45), vegetatif buatan akan menguntungkan pemilik tumbuhan, sebab teknik ini dapat mempersingkat waktu pertumbuhan.

Seluruh metode perkembangbiakan vegetatif bisa dilakukan tanpa menunggu tanaman berbiji. Selain itu, dengan melakukan vegetatif buatan maka akan diperoleh jenis tanaman baru yang sifat serta bentuknya sama dengan induknya. Berikut beberapa macamnya.

1. Menyetek

Salah satu perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan cara menyetek, yakni dengan memotong bagian tanaman. Bagian yang bisa dipotong adalah batang, daun, maupun akar.

Stek akar biasa dilakukan pada cemara dan stek daun bisa dilakukan pada tanaman cocor bebek. Sementara stek batang dapat diterapkan pada singkong.

2. Mencangkok

Mencangkok banyak diterapkan oleh orang-orang, sebab teknik ini bisa diterapkan pada berbagai tanaman buah seperti salak, jambu, mangga, avokad, dan masih banyak lagi. Ada pula tanaman hias yang bisa dicangkok, yaitu bunga kemuning, melati, dan soka.

Terdapat beberapa ciri tanaman yang bisa dicangkok dengan baik yakni batangnya tegap, umurnya tak terlalu tua, cabangnya memiliki warna coklat muda, dan ukurannya tidak terlalu besar.

Mencangkok bukanlah hal yang sulit dilakukan. Berikut beberapa langkah cara melakukannya yaitu:

  • Pertama-tama, tumbuhan hanya perlu dikupas kulit batangnya.

  • Kemudian, bagian yang dikupas tersebut diberi tanah subur, lalu dibungkus dengan plastik.

  • Setelah itu, beberapa hari kemudian akan keluar akar di bagian yang dibungkus tersebut.

  • Jika akarnya telah muncul, maka potong bagian belakang dari kresek tersebut.

  • Akhirnya, jadilah tanaman baru yang siap tanam.

3. Merunduk

Merunduk ialah salah satu macam perkembangbiakan vegetatif buatan yang tujuannya untuk memperbanyak tanaman. Seperti namanya, cara untuk menerapkan perkembangbiakan ini adalah dengan merundukkannya.

Begitu dirundukkan, ranting tersebut harus ditanam di tanah. Dalam beberapa hari akan muncul akar pada bagian tersebut. Jika sudah begitu, maka batang ranting di belakang akar bisa dipotong. Tanaman yang dapat dikembangbiakan dengan cara ini adalah arbei dan apel.

Baca Juga: Mengapa Ada Keanekaragaman pada Tumbuhan? Ini Jawabannya

Demikian penjelasan perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan ketiga macam cara di atas. Dengan menerapkan vegetatif buatan maka perkembangbiakan tanaman akan lebih cepat dan efektif. (SLM)