Konten dari Pengguna

Majas dalam Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Majas dalam Puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono. Sumber: pexels/ Wallace Chuck
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Majas dalam Puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono. Sumber: pexels/ Wallace Chuck

Puisi terkenal berjudul Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono sempat viral. Majas dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono itu menggunakan majas personifikasi.

Isi puisinya menggambarkan gejolak hati ketika menyukai seseorang namun tak kuasa untuk menyampaikannya. Rasa yang menyiksa itu menyesakkan dada namun tidak sempat diungkapkan.

Majas dalam Puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono dan Contoh Kalimatnya

Ilustrasi Majas dalam Puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono. Sumber: pexels/Suzy Hazelwood

Sapardi Djoko Damono merupakan sastrawan terkenal Indonesia yang dikenal karena puisi-puisinya. Sapardi lahir di Solo, tanggal 20 Maret 1940. Karyanya yang terkenal yaitu puisi berjudul Hujan Bulan Juni dan Aku Ingin.

Majas dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono menggunakan majas personifikasi. Berikut ini adalah bunyi puisi tersebut.

Aku ingin mencintaimu

Dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat

Diucapkan kayu kepada api

Yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu

Dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat

Disampaikan awan kepada hujan

Yang menjadikannya tiada

Mengutip dari Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi oleh Ulin Nuha Masruchin (hal. 12), majas personifikasi adalah gaya bahasa yang menggambarkan benda mati dengan sifat dan berkarakter seperti manusia hidup. Misalnya dalam kalimat 'Daun kelapa itu melambai-lambai menanti kehadirannya". Kata melambai-lambai tersebut seperti halnya tindakan manusia.

Adapun kalimat dalam puisi Aku Ingin yang menggunakan majas personifikasi yaitu "Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api". Kayu dan api adalah benda mati yang tak bisa berucap, namun Sapardi membuatnya seolah-olah mampu melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh manusia.

Selain itu, majas personifikasi juga tercermin dalam kalimat "Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan". Awan tak dapat berkata apalagi menyampaikan pesan pada hujan selayaknya manusia.

Penggunaan benda mati yang seolah mampu melakukan hal-hal yang dilakukan oleh manusia dinamakan dengan personifikasi.

Majas dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono di atas menggunakan majas personifikasi. Asal muasalnya berasal dari kata 'person' dalam bahasa Inggris yang berarti orang. Jadi, personifikasi berarti " dijadikan seperti orang". (IMA)

Baca juga: Pengertian Puisi Lengkap dengan Contoh dan Jenis-Jenisnya