Konten dari Pengguna

Majas Perumpamaan: Pengertian dan Contohnya Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi majas perumpamaan adalah. Sumber: Pixabay/revryman
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi majas perumpamaan adalah. Sumber: Pixabay/revryman

Majas perumpamaan adalah salah satu dari jenis majas perbandingan yang kerap digunakan dalam tulisan maupun percakapan bahasa Indonesia. Majas perumpamaan disebut juga dengan majas simile.

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan pesan dengan lebih menarik dan efektif. Sehingga bahasa yang digunakan tidak monoton. Majas sering digunakan dalam karya sastra, pidato, dan juga percakapan sehari-hari.

Pengertian Majas Perumpamaan

Ilustrasi majas perumpamaan adalah. Sumber: Pixabay/hudsoncrafted

Bahasa Indonesia memiliki banyak gaya bahasa yang bisa digunakan untuk mengungkapkan pikiran, contoh majas. Hadirnya majas membuat bahasa menjadi lebih indah, penuh warna dan makna. Selain itu juga meningkatkan daya tarik, dan melahirkan imajinasi.

Majas terdiri dari berbagai jenis salah satunya majas perumpamaan. Majas perumpamaan merupakan salah satu majas yang membandingkan antara dua hal yang sangatlah berbeda, namun dengan sengaja dianggap sama karena adanya persamaan sifat.

Dikutip dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMK Tingkat Unggul (Kelas XII) oleh Nani Darmayanti dan Nurul Hidayati (2008:57-58) pengertian majas perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berlainan dan dengan sengaja dianggap sama. Majas ini mengandung makna yang tidak sebenarnya, dengan mengibaratkan suatu benda dengan benda lainnya.

Majas ini secera eksplisit dijelaskan dengan pemakaian kata bagai, sebagai, ibarat, seperti, bak, laksana, semisal, seumpama, umpama, dan serupa. Majas perumpamaan atau simile dapat dikatakan majas yang paling sederhana dan paling banyak digunakan.

Contoh Majas Perumpamaan

Ilustrasi majas perumpamaan adalah. Sumber: Pixabay/NikolayFrolochkin

Untuk lebih memahami penjalasan di atas dengan baik, ketahui juga contoh dari majas perumpamaan. Contohnya yaitu:

  1. Iqbal berwatak sangat keras bagaikan batu.

  2. Senyumannya sangat indah, bak bunga yang sedang mekar.

  3. Tatapan matanya laksana panah menghujam hatiku.

  4. Kakinya terasa berat untuk berjalan lagi seperti tertimpa beban beribu-ribu ton.

  5. Rambutnya bak mayang yang terurai.

  6. Tekadnya sangatlah kuat bagaikan api yang tak pernah padam.

  7. Hubungan pasangan kekasih itu laksana minyak dan air.

  8. Indah dan adiknya sangat berbeda, bak langit dan Bumi.

  9. Emosi Rani saat ini seperti bom atom yang siap meledak.

  10. Ando mewarisi sifat seperti seekor singa.

  11. Dua saudara kembar itu selalu saja bertengkar seperti anjing dan kucing.

  12. Kebaikan Bu Lastri terhadap keluarga Jaenab bagaikan harum wewangian bunga di taman.

  13. Pendiriannya selalu berubah-ubah bagai air di daun alas.

  14. Ningsih bagaikan burung dalam sangkar, tidak boleh keluar rumah untuk bertemu kekasihnya.

  15. Cinta Farhan kepada Lintang tidak akan pernah pudar, bagaikan luasnya samudra.

  16. Wajahnya putih laksana kapas.

  17. Mengharapkanmu mencintaiku tidak ada gunanya, seperti memeluk Bulan.

Dapat disimpulkan bahwa majas perumpamaan adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal berbeda, tetapi dianggap sama. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan pembaca. (MRZ)

Baca juga: 20 Contoh Majas Paradoks dalam Kalimat