Konten dari Pengguna

Majas Sinekdoke Totem Pro Parte : Pengertian dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi majas sinekdoke totem pro parte. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi majas sinekdoke totem pro parte. Foto: Pixabay.

Majas dalam pelajaran Bahasa Indonesia merupakan perumpamaan atau kiasan yang biasa dipakai ketika ingin menyebutkan suatu hal. Majas terbagi menjadi beberapa bagian, salah satunya yaitu majas sinekdoke. Dalam majas sinekdoke juga dibagi lagi menjadi dua yaitu majas sinekdoke totem pro parte dan majas sinekdoke pars pro toto.

Kedua jenis sinekdoke tentu mempunyai arti yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Biasanya kedua majas ini digunakan untuk alasan tertentu, salah satu alasannya yaitu untuk kebutuhan promosi sebuah produk atau jasa.

Pengertian Majas Sinekdoke Totem Pro Parte dan Contoh

Ilustrasi majas sinekdoke totem pro parte. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Panduan Terlengkap PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), Munnal Hani'ah (2018:180), majas sinekdoke adalah majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya.

Pengertian majas sinekdoke totem pro parte adalah pola hubungan yang menyatakan suatu keseluruhan untuk menyebutkan sebagian saja.

Sebagai contoh, Indonesia menang melawan Vietnam dalam penyisihan Piala Asia U-23. Dalam contoh ini, kalimat tersebut menyebut nama negara padahal merujuk pada sebagian orang saja.

Agar lebih paham mengenai majas sinekdoke totem pro parte, berikut ini ada beberapa contoh yang bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran.

  • Cara efektif dalam membuat bayi tertidur dengan memutarkan musik.

  • Osteoporosis rentan menyerang di usia senja.

  • Kampus seberang mahasiswinya terkenal sangat cantik-cantik dan cerdas.

  • Saya sangat senang dengan bunga karena berwarna indah dan harumnya wangi.

  • Kerja bakti dilakukan setiap Jumat oleh para siswa di lingkungan sekolah.

  • Semoga Indonesia bisa menjadi pemenang dalam olimpiade yang akan datang.

  • Masyarakat Indonesia sangat menyukai musik dangdut.

  • Warga Berau berbondong-bondong mengikuti vaksin periode kedua.

  • Manga One Piece populer di kalangan remaja.

  • Semua lelaki sama saja, tidak ada yang setia.

  • Polisi berhasil menangkap para pencuri motor tadi malam.

  • Semua perempuan memakai riasan di wajahnya.

  • Perempuan tidak menyukai laki-laki yang sifat temperamental dan kasar.

Baca Juga: 20 Contoh Majas Paradoks dalam Kalimat

Demikian informasi seputar majas sinekdoke totem pro parte baik dalam pengertian dan contohnya. Semoga bisa dipahami dengan baik.

(LFP)