Konten dari Pengguna

Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta yang Dinyanyikan .Feast

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta. Sumber: Pexels/Vishnu R Nair
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta. Sumber: Pexels/Vishnu R Nair

Lagu merupakan salah satu bentuk penyampaian ide atau perasaan dari penulis. Saat ini banyak lagu yang juga merupakan lagu-lagu kritik serta perjuangan, seperti lagu dari .Feast yang berjudul Gugatan Rakyat Semesta yang cukup populer. Kepopuleran lagu ini membuat banyak orang mencari tahu mengenai makna lagu Gugatan Rakyat Semesta.

Lagu adalah karya seni dalam bentuk susunan bunyi yang terdiri dari melodi, harmoni, ritme, dan lirik yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan, pikiran, gagasan, atau pengalaman manusia. Fungsi lagu tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, ekspresi emosi, kritik sosial, pendidikan, hingga sarana budaya dan ritual.

Ketahui Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta yang Dinyanyikan .Feast

Ilustrasi Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta. Sumber: Pexels/Piotr Arnoldes

Mengutip buku Implementasi Pembelajaran Menyenangkan karya Muslikah, dkk (2024:32) makna suatu lagu ditentukan oleh relasi dengan nuansa makna lagu, majas, nada suasana, dan unsur-unsur sastra lainnya.

Makna lagu bisa berupa perasaan pribadi, kritik sosial, nasihat moral, pengalaman hidup, atau bahkan harapan masa depan. Berikut ini makna lagu Gugatan Rakyat Semesta dari .Feast yang menarik untuk diketahui.

1. Kritik terhadap Kekuasaan Palsu

Lagu Gugatan Rakyat Semesta dibuka dengan sindiran keras terhadap kekuasaan yang hanya menampilkan citra seolah peduli pada rakyat. Hal ini tercermin dari lirik, “Kastil, atap hijau yang megah berpura-pura peduli...”.

Simbol “kastil” menggambarkan pusat kekuasaan yang berdiri megah, sementara “atap hijau” menjadi lambang penutup yang indah namun semu. Lirik ini mengisyaratkan bahwa di balik kemegahan dan klaim kepedulian, terdapat kepalsuan dan jarak dengan kenyataan rakyat.

2. Ajakan untuk Bersatu Melawan

Lagu ini juga mengangkat simbol perlawanan rakyat melalui kekuatan kolektif. Lirik “Petir di kepalan tangan, satukan kita semua...” menunjukkan bahwa persatuan rakyat adalah kekuatan dahsyat yang mampu mengguncang dan meruntuhkan tatanan yang timpang. “Petir” melambangkan energi revolusioner, keberanian, serta semangat yang menyala ketika rakyat bersatu.

3. Perubahan Harus Diciptakan Rakyat

Pesan penting lainnya adalah bahwa perubahan tidak datang dengan sendirinya. Lirik “Tak ada waktu yang benar-benar tepat... ada jalan jika kau serius ingin perubahan.” menegaskan bahwa rakyat tidak perlu menunggu momentum ideal.

Kesungguhan dan keberanian rakyatlah yang menciptakan jalan menuju perubahan. Lagu ini menekankan pentingnya inisiatif rakyat untuk menentukan masa depannya sendiri.

4. Perlawanan Tidak Selalu Tentang Nyawa

Lagu ini juga mengingatkan bahwa perjuangan tidak harus identik dengan pengorbanan nyawa. Hal tersebut tersirat dari lirik, “Ku tak memintamu ‘tuk taruh nyawa di jalan...”. Pesan ini menolak glorifikasi pengorbanan ekstrem, dan justru menekankan pentingnya konsistensi, keseriusan, serta strategi dalam memperjuangkan keadilan.

5. Visi Masa Depan yang Inklusif

Harapan akan masa depan yang adil dan setara juga hadir dalam lagu ini. Lirik “Kepercayaanmu, cintamu, asal dan identitasmu, ku ingin semua dilindungi.” menggambarkan visi masyarakat inklusif yang menghargai keragaman. Tidak ada diskriminasi berdasarkan keyakinan, cinta, atau identitas; semua orang berhak atas perlindungan yang sama.

Lirik lagu Gugatan Rakyat Semesta

Ilustrasi Makna Lagu Gugatan Rakyat Semesta. Sumber: Pexels/Wolfgang

Selain makna lagu Gugatan Rakyat Semesta, ada juga lirik lagu yang cukup mendalam dan menarik untuk diketahui. Berikut ini lirik lagu Gugatan Rakyat Semesta yang dapat digunakan untuk bernyanyi bersama dengan teman-teman.

Sudah siapkah kau 'tuk melihat esok hari?

Tanpa parasit yang makan lebih dari babi

Tanpa kaki yang bersepatu semahal sapi

Mulut yang semanis minuman berkarbonasi

Sudah siapkah kau 'tuk ciptakan esok hari?

Kaukepung kastil yang berpura-pura peduli (peduli)

Duduki atap hijau dan m'reka kabur lari

Bendera warna-warni, kau tak dipecah lagi

Tak ada waktu yang benar-benar tepat

Ciptakanlah sendiri

Tak ada tembok yang benar terlalu kuat

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan

Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan

Jika kau sangat serius ingin perubahan

M'reka kira kau lemah, kau jadi setan

Sudah siapkah kau 'tuk hidupi esok hari?

Apa pun yang kaupercayai, pasti hakiki

Siapa yang kaucinta, kau dihargai

Dari mana kau datang dan pergi, dilindungi

Kеnyamanan hanya dipinjamkan sementara

Tunjukkan bahwa kaulah yang pegang pеrcaya

Tunjukkan bahwa kaulah yang punya kuasa

Tunjukkan gemuruh gugatan rakyat semesta

Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan

Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan

Jika kau sangat serius ingin perubahan

M'reka kira kau lemah, kau jadi setan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan

Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan

Jika kau sangat serius ingin perubahan

M'reka kira kau lemah, kau jadi setan

Ku tak memintamu 'tuk taruh nyawa di jalan

Ku hanya b'ri tahu bahwa s'lalu ada jalan

Jika kau sangat serius ingin perubahan

M'reka kira kau lemah, kau jadi setan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Rapatkan barisan, petir di kepalan tangan

Secara keseluruhan, makna lagu Gugatan Rakyat Semesta adalah seruan rakyat untuk bangkit melawan kekuasaan yang hanya berpura-pura peduli. Lagu ini mengusung harapan tentang masa depan yang inklusif, adil, dan melindungi semua orang tanpa kecuali. (BAI)

Baca Juga: Makna lagu Kuning Rumahsakit yang Beraliran Britpop