Makna Lagu Jalan Tikus Lomba Sihir Album Selamat Datang di Ujung Dunia

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jalan Tikus merupakan salah satu karya grup musik asal Indonesia Lomba Sihir. Dengan lirik yang reflektif, lagu ini cukup populer dan banyak diminati oleh para penggemar musik indie. Tidak hanya itu, makna lagu Jalan Tikus Lomba Sihir juga penuh pesan tersirat sehingga menarik untuk dikulik lebih mendalam.
Jalan Tikus termasuk salah satu trek yang tergabung dalam album Selamat Datang di Ujung Dunia. Lagu tersebut telah dirilis sejak tahun 2021 dan dapat didengarkan di platform streaming musik legal maupun YouTube resmi Lomba Sihir.
Makna Lagu Jalan Tikus Lomba Sihir yang Mendalam
Dikutip dari situs resmi suneatercoven.com, Lomba Sihir adalah grup yang dibentuk pada tahun 2019. Personel grup ini di antaranya Baskara Putra (Hindia), Wisnu Ikhsantama, Enrico Octaviano, Tristan Juliano, Natasha Udu, dan Rayhan Noor.
Sejak debut perdananya, Lomba Sihir telah meluncurkan beberapa album dan lagu. Salah satunya yaitu lagu yang bertajuk Jalan Tikus. Lagu ini ditulis oleh Baskara Putra dan diproduseri oleh Enrico Octaviano.
Jalan Tikus menghadirkan nuansa musik yang unik dan tidak biasa. Dalam rangkaian liriknya memuat sentuhan pesan yang relevan dengan kehidupan era ini.
Untuk lebih jelasnya, di bawah ini merupakan penjelasan mengenai makna lagu Jalan Tikus Lomba Sihir yang dapat disimak.
1. Ketidakpastian Hidup
Jalan Tikus mengisahkan tentang perjalanan tanpa ujung. Di mana seseorang harus bertahan di tengah ketidakpastian hidup. Hal tersebut dapat dicermati pada lirik “Jalur-jalur ini bergerak terlalu lambat. Perubahan ini terjadi tanpa isyarat.”
Dari syair tersebut melambangkan bahwa perjalanan maupun perubahan dalam kehidupan berlangsung begitu saja. Karena itu, banyak hal yang tidak dapat diprediksi secara pasti.
2. Keresahan untuk Mencari Jalan Pintas
Dalam lirik “Namun kadang kota menjungkir terlalu kuat. Walaupun berat, ini cara terakhir untuk selamat. Ku cari jalan tikusnya.” Memuat makna keresahan yang teramat nyata.
Hal tersebut menggambarkan tentang seseorang yang telah mengalami banyak permasalahan yang berat. Tidak ada pilihan lain selain mencari penyelesaian. Dengan begitu, jalan pintas adalah satu-satunya jalur yang dapat ditempuh.
3. Fenomena Sosial
Lomba Sihir seringkali menyinggung fenomena-fenomena sosial yang banyak terjadi di tengah masyarakat. Seperti halnya dalam muatan lagu Jalan Tikus.
Pada syair “Dia gadang reputasi palsu. Diamku karena malas perkara. Semua yang tahu memilih ‘tuk membisu.” menyoroti tentang manipulasi sosial dan tuntutan untuk mempertahankan citra diri.
Lirik Lagu Jalan Tikus Lomba Sihir
Setelah memahami makna lagu Jalan Tikus Lomba Sihir, berikut ini merupakan lirik lagu selengkapnya yang dapat diketahui.
Jalan Tikus
Tawa masih berkelindan
Abu rokok masih berjatuhan
Janjiku pulang dari dua jam lalu
Ku cari jalan tikusnya
Dering ponsel di tengah jalan
Takut terdengar kendaraan
Bilangku sudah di peristirahatan
Ku cari jalan tikusnya
Jalur-jalur ini bergerak terlalu lambat
Perubahan ini terjadi tanpa isyarat
Di lumbung terdalam kepala semua kucatat
Dusta-dusta kecil yang lahir untukku rehat
Hati menggugat
Hati mengumpat
Namun kadang kota menjungkir terlalu kuat
Walaupun berat
Ini cara terakhir
Untuk selamat
Ku cari jalan tikusnya
Ku cari jalan pintasnya
Ku cari jalan tikusnya
Dia gadang reputasi palsu
Diamku karena malas perkara
Semua yang tahu memilih tuk membisu
Ku cari jalan tikusnya
Tak berfungsi dua minggu
Ke terapi dan Ibu tak tahu
Malas mendapat semua stigmanya
Ku cari jalan tikusnya
Jalur-jalur ini bergerak terlalu lambat
Perubahan ini terjadi tanpa isyarat
Di lumbung terdalam kepala semua kucatat
Dusta-dusta kecil yang lahir untukku rehat
Hati menggugat
Hati mengumpat
Namun kadang kota menjungkir terlalu kuat
Walaupun berat
Ini cara terakhir
Untuk selamat
Ku cari jalan tikusnya
Ku cari jalan pintasnya
Ku cari jalan tikusnya
Jalur-jalur ini bergerak terlalu lambat
Perubahan ini terjadi tanpa isyarat
Di lumbung terdalam kepala semua kucatat
Dusta-dusta kecil yang lahir untukku rehat
Hati menggugat
Hati mengumpat
Namun kadang kota menjungkir terlalu kuat
Walaupun berat
Ini cara terakhir
Untuk selamat
Ku cari jalan tikusnya
Ku cari jalan pintasnya
Ku cari jalan tikusnya
Ku cari jalan pintasnya
Itu dia makna lagu Jalan Tikus Lomba Sihir. Dengan demikian, pembaca dapat lebih mudah dalam menginterpretasikan lagu dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (Riyana)
Baca Juga: Mengenal Perbedaan Feast dan Lomba Sihir
