Makna Lagu Nirlaba Lomba Sihir

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lomba Sihir merupakan grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2019. Makna lagu Nirlaba Lomba Sihir menceritakan tentang ketidakpuasan mereka terhadap kondisi politik dan ekonomi Indonesia.
Dikutip dari buku God Bless You, Alex Palit (2017: 65) musik berisi protes atau kritik tidak selalu lahir karena adanya tekanan, tapi juga karena keprihatinan seniman atas kondisi sosial. Lagu protes yang berasal dari keprihatinan justru lebih baik karena lahir dari dalam.
Makna Lagu Nirlaba Lomba Sihir Tentang Ketidakpuasan Atas Kondisi di Indonesia
Lomba Sihir membawakan lagu-lagu dengan aliran pop elektrik yang banyak digemari anak muda. Anggota band Lomba Sihir terdiri atas Baskara Putra atau Hindia, Enrico Octaviano, Tristan Juliano, Rayhan Noor, dan Natasha Udu.
Lomba Sihir adalah band yang membawakan lagu-lagu tentang kenyatan pahit dan manis anak muda Ibu Kota yang mampu membuat pendengarnya tersihir.
Lomba Sihir sesungguhnya berawal dari band kampus yang berumur pendek. Namun Hindia kemudian membentuk Lomba Sihir menjadi sebuah band yang lebih solid dan membebaskan personelnya untuk mengekspresikan diri.
Jakarta yang merupakan kota tempat tinggal mereka menjadi tema awal karya-karya Lomba Sihir di industri musik. Dengan karya yang menceritakan tentang cobaan untuk tumbuh dan bertahan di Ibu Kota, Lomba Sihir mampu menunjukkan warna baru di industri musik Indonesia.
Makna lagu Nirlaba Lomba Sihir yang kental dengan nuansa politik menyuarakan tentang berbagai ketidakadilan dan kebijakan yang tidak pro kepada rakyat. Liriknya yang lugas dan berani khas anak muda menyampaikan keluhan tentang perilaku para pejabat yang memanfaatkan kekuasaannya.
Berikut adalah lirik lagu Nirlaba dari Lomba Sihir.
Luruskan macam-macam pikiran
Pakaian watak dan perbuatan
Yang kurang menyenangkan
Yang kurang ketimuran
Bakar dan lempar dan putarbalikkan
Sejarahku asal tunjuk asu hilang
Hilangkan andilku adil katanya kar’na
Kami nirguna nirlaba si
Internet ekonomi
Salah kami lagi
Istana bencana
Salah kami lagi
Orang hilang peluang
Salah kami lagi
Tak peduli tak peduli
Aku tak peduli
Belajar tuk tiada
Belajar jadi muda
Kar’na
Kau bakar dan lempar dan putarbalikkan
Sejarahku asal tunjuk asu hilang
Hilangkan andilku adil katanya karna
Kami nirguna nirlaba si
Internet ekonomi
Salah kami lagi
Istana bencana
Salah kami lagi
Orang hilang peluang
Salah kami lagi
Tak peduli tak peduli
Aku tak peduli
Internet diblokir
Salah kami lagi
Bom nuklir invoice cair
Salah kami lagi
Invasi inflasi
Salah kami lagi
PKI radikalisasi
Salah kami lagi
Tak peduli aku tak peduli
Tak peduli aku tak peduli
Tak peduli aku tak peduli
Tak peduli
Dalam lirik tertulis kekesalan anak muda yang selalu dituduh menjadi penyebab atas kondisi politik dan ekonomi yang saat ini berantakan. Para pemegang kekuasaan yang ahli dalam memutarbalikkan fakta menjadikan para pemuda sebagai kambing hitam.
Para pejabat dengan sewenang-wenang membuat berbagai kebijakan yang hanya menguntungkan diri mereka dan kerabatnya. Membuat rakyat harus menanggung segala akibatnya. Namun tetap menyalahkan rakyat atas segala sesuatunya.
Kritik sosial yang disampaikan dengan berani oleh band Lomba Sihir berhasil menarik perhatian para pendengarnya. Dilantunkan dengan ciri khas band mereka yang mengusung genre pop elektrik dengan drum dan gitar yang kuat, diisi dengan suara Udu dan Baskara yang kharismatik.
Makna lagu Nirlaba Lomba Sihir yang kental dengan kritikan kepada para penguasa berhasil menarik hati para pendengar untuk menikmati lagu tersebut. (EA)
Baca juga : Makna Lagu Kota Dere Tentang Kenangan Masa Lalu
