Makrofag: Pengertian dan Fungsinya dalam Tubuh Manusia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makrofag adalah istilah yang berkaitan erat pada sirkulasi darah di tubuh manusia. Apalagi makrofag juga memiliki fungsi yang sangat penting dan tidak boleh disepelekan.
Selain itu, materi seputar makrofag juga diajarkan dalam ilmu sains. Oleh karena itu, bagi yang belajar bidang keilmuan ini, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut.
Pengertian Makrofag dan Fungsinya bagi Tubuh Manusia
Mengutip dari buku Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, John E. Hall, M. Djauhari Widjajakusumah, dan Antonia Tanzil (2019:456), makrofag adalah produk tahap akhir monosit yang memasuki jaringan dari darah.
Secara umum, pengertian makrofag, yaitu sel darah putih yang memiliki peran penting bagi sistem imun tubuh. Sel khusus ini terlibat dalam deteksi, fagositosis, dan juga penghancuran bakteri serta organisme berbahaya lainnya yang masuk ke dalam tubuh.
Menurut ilmu sains, makrofag berasal dari monosit darah yang keluar dari sirkulasi darah menuju jaringa. Setelahnya, monosit tersebut akan berdiferensiasi menjadi makrofag.
Kemudian makrofag akan bermigrasi di semua jaringan tubuh untuk berpatroli apabila ada patogen yang masuk atau ada sel mati yang harus dihancurkan. Hal inilah yang membuat makrofag identik dengan sistem imunitas tubuh.
Meski begitu, tidak hanya sistem imunitas tubuh saja yang mempunyai makrofag. Sebab, makrofag juga bisa menetap di berbagai organ dan menjalankan fungsi tertentu. Adapun jenis-jenis makrofag, yakni sebagai berikut.
Makrofag alveolar paru
Sel kupffer hati
Makrofag limfa
Makrofag otak atau mikroglia dalam sistem saraf pusat
Sebagai bagian penting dalam tubuh manusia, makrofag tentu saja mempunyai banyak fungsi vital. Beberapa di antaranya, seperti:
Fagositosis, yakni memakan sel mati, virus, bakter, dan berbagai patogen lain dengan cara menelankan. Kemudian akan dipecah oleh enzim dalam lisosom, sehingga hancur dan tidak menimbulkan ancaman bagi tubuh.
Memulai respons imun dengan cara melepaskan antigen ke sel imun lain, mengeluarkan kimokin, dan zat lainnya yang bisa memicu sistem imun.
Menyebabkan peradangan saat jaringan tubuh terluka dan infeksi. Nantinya, peradangan inilah yang akan memperbaiki jaringan tubuh yang terinfeksi dan menyembuhkan luka.
Dari penjelasan di atas, bisa dipahami bahwa makrofag adalah sel darah putih memiliki peran penting bagi sistem imun tubuh. (Anne)
Baca Juga: 4 Fungsi Sel Darah Merah dalam Tubuh Manusia
