Manakah Jenis Wawancara yang Tepat untuk Digunakan dalam Pengujian UKPPPG?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UKPPPG adalah bagian dari proses sertifikasi guru yang bertujuan memastikan kompetensi profesional calon guru sesuai bidangnya masing-masing. Namun, jenis wawancara seperti apa yang paling tepat digunakan dalam pengujian UKPPPG?
Dikutip dari buku Agenda Reformasi Pendidikan Nasional, Tilaar (2018:78), seorang guru harus memiliki kepribadian yang matang dan berkembang, penguasaan ilmu yang kuat, serta keterampilan untuk membangkitkan minat peserta didik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
Manakah Jenis Wawancara yang Paling Tepat untuk Digunakan dalam Pengujian UKPPPG? Ini Jawabannya
Dalam proses pendidikan profesi guru, khususnya dalam Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG), terdapat berbagai tahapan penting yang dirancang untuk menilai kelayakan dan kesiapan calon guru secara menyeluruh.
Salah satu tahapan yang menjadi bagian krusial dari penilaian ini adalah pelaksanaan wawancara. Kemudian timbul pertanyaan, manakah jenis wawancara yang paling tepat untuk digunakan dalam pengujian UKPPPG? Jenis wawancara terstruktur agar semua kandidat dinilai dengan kriteria yang sama.
Dengan wawancara terstruktur, memungkinkan pewawancara untuk memiliki daftar pertanyaan pokok sebagai panduan. Namun, mereka tetap bisa menggali lebih jauh jika peserta memberikan jawaban yang menarik atau membutuhkan klarifikasi.
Hal ini penting karena proses refleksi dan pemahaman pedagogis sering kali tidak bisa dijawab hanya dengan ya atau tidak. Perlu adanya penjelasan, contoh, atau ilustrasi dari pengalaman mengajar nyata.
Wawancara terstruktur juga cocok digunakan untuk menggali aspek reflektif dari calon guru. Misalnya, peserta bisa ditanya tentang kesulitan yang dialami saat mengajar, strategi yang digunakan untuk mengatasi hambatan, hingga pembelajaran apa yang mereka dapatkan dari pengalaman tersebut.
Jenis wawancara ini tidak hanya menilai apa yang diketahui peserta, tetapi juga bagaimana mereka berpikir, merespons, dan berproses dalam menjadi guru profesional.
Wawancara terstruktur juga memungkinkan pewawancara untuk menilai peserta dari berbagai aspek: komunikasi, kemampuan berpikir kritis, kejujuran reflektif, hingga pemahaman terhadap nilai-nilai pendidikan.
Dengan demikian, asesmen wawancara tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan menjadi bagian penting dalam memverifikasi kesiapan peserta menjadi guru profesional.
Semoga pemaparan di atas dapat menjawab pertanyaan tentang manakah jenis wawancara yang paling tepat untuk digunakan dalam pengujian UKPPPG, yaitu wawancara terstruktur. (EA)
Baca juga: Ringkasan Materi Seni Budaya Kelas 12 Semester 1
