Manfaat Asesmen Diagnostik di Tahun Ajaran Baru

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asesmen diagnostik merupakan bagian dari proses pembelajaran, dan dapat membantu menentukan strategi bagi pendidik dan peserta didik. Manfaat asesmen diagnostik, yakni mengidentifikasi kompetensi dan kelemahan peserta didik.
Oleh sebab itu, hal ini penting dilakukan ketika dimulai tahun ajaran baru. Asesmen dirancang dengan adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya, untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan keputusan-keputusan yang akan di ambil selanjutnya.
Manfaat Asesmen Diagnostik
Memahami asesmen diagnostik sangat penting agar guru dapat lebih memahami peserta didiknya terlebih di saat tahun ajaran baru.
Asesmen diagnostik merupakan jenis tes yang dirancang untuk memudahkan guru dalam mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh siswa dalam belajar. Sehingga guru bisa menetapkan tindak lanjut yang tepat dan sesuai dengan kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh siswa.
Manfaat asesmen diagnostik secara umum ialah sesuai dengan namanya bertujuan untuk mendiagnosis kemampuan dasar siswa dan mengetahui kondisi awal siswa.
Menurut buku Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) di Sekolah Penggerak, (Joko Widodo, S.Pd, M.Pd, dkk (2022:70), terdapat dua tujuan masing-masing asesmen diagnostik, berikut penjelasannya.
A. Non-Kognitif
Mengetahui kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa.
Mengetahui aktivitas selama belajar di rumah.
Mengetahui kondisi keluarga siswa.
B. Kognitif
Mengidentifikasi capaian kompetensi siswa.
Menyesuaikan pembelajaran di kelas dengan kompetensi rata-rata siswa.
Memberikan kelas remedial atau pelajaran tambahan kepada siswa yang kompetensinya di bawah rata-rata.
Jadi, berdasarkan penjelasan tersebut, hasil asesmen diagnostik dapat bermanfaat sebagai dasar untuk memberikan tindak lanjut berupa perlakuan (intervensi) yang tepat dan sesuai dengan kelemahan peserta didik.
Di tahun ajaran baru, tentu sangat penting untuk memahami siswa-siswa dengan berbagai macam karakteristiknya. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari asesmen ini, seperti dalam hal psikologis dan sosial, kegiatan saat belajar di rumah, kondisi pergaulan dan keluarga, hingga gaya belajar, minat, dan karakter siswa.
Dengan memahami manfaat asesmen diagnostik, maka akan memudahkan guru menentukan rencana pembelajaran ke depan. Karakter serta minat siswa juga dapat diketahui sehingga dapat diambil keputusan dan langkah tepat untuk menyikapinya. (DVA)
Baca Juga: 2 Contoh Sambutan Kepala Sekolah untuk Pembukaan MPLS
