Konten dari Pengguna

Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 untuk Sekolah Dasar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Materi Bahasa Indonesia Kelas 4. Sumber: unsplash.com/ Studio Media
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Materi Bahasa Indonesia Kelas 4. Sumber: unsplash.com/ Studio Media

Materi bahasa Indonesia kelas 4 adalah materi tentang kata awalan, homonim dan lain sebagainya. Materi tersebut merupakan sebuah dasar untuk membentuk struktur kalimat yang tepat.

Siswa kelas 4 diharapkan sudah mampu memakai kata awalan dengan benar dan memahami homonim dalam percakapan sehari-hari. Contoh kata awalan misalnya me-, di- dan ke-.

Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 untuk Siswa Sekolah Dasar

Ilustrasi Materi Bahasa Indonesia Kelas 4. Sumber: unsplash.com/ Jaredd Craig

Materi bahasa Indonesia kelas 4 menurut buku Bahasa Indonesia 4A: Kelas 4 SD Semester Satu karya Engkos Kosasih, M.Pd (2007) berkaitan dengan tema peristiwa, olahraga, taman penghijauan, berbuat baik serta pendidikan dari pengalaman.

Tema di atas diajarkan dalam buku paket, di dalamnya memuat materi-materi pokok berupa pengenalan terhadap kata awalan, homonim serta kata transitif dan intransitif yang disisipkan di dalam tema tersebut. Berikut ini penjelasannya.

1. Kata Awalan

Kata awalan atau disebut juga dengan prefiks merupakan sebuah imbuhan yang posisinya ditaruh di awal kata. Contoh kata awalan misalnya di-, me-, ter-, ber-, ke-, se-, ter-, dan pe-.

Siswa akan diajarkan membuat kata dengan imbuhan ini, contohnya diterkam, menerkam, terbuai, berbudaya, kesiapan, sebilah, ternodai, pembangkang.

2. Homonim

Homonim adalah kata-kata yang memiliki bunyi sama namun memiliki arti yang berbeda. Contohnya ke luar dan keluar, ke luar artinya menuju ke luar sedangkan keluar artinya muncul dari suatu tempat.

Ada lagi contoh homonim seperti bajak yang memiliki dua arti yaitu sebuah alat untuk mengelola tanah dan sawah (bajak sawah) dan bajak yang berarti memanipulasi (kata kerja).

Contoh penggunaan katanya turut menegaskan bahwa "bajak" memiliki dua arti, misalnya "HPnya baru saja kena bajak orang asing", "Aku membawa bajak ke sawah untuk dipasang di tubuh kerbau".

3. Kata Transitif dan Intransitif

Kata transitif merupakan kata kerja yang penggunaannya di dalam kalimat membutuhkan objek agar maknanya lengkap. Sedangkan kata kerja intransitif tidak membutuhkan objek.

Contoh kata kerja transitif yaitu "Sherly memergoki kekasihnya sedang jalan dengan perempuan lain". Kata memergoki sangat memerlukan objek agar maknanya lengkap dan utuh.

Contoh kata kerja intransitif misalnya "Kucing itu sedang berjalan". Meskipun berjalan tidak diberikan objek, maknanya akan utuh dan tidak terpenggal.

Baca juga: Alasan Mengapa Bahasa Merupakan Alat Komunikasi yang Penting

Itulah beberapa materi bahasa Indonesia kelas 4 yang dipelajari oleh siswa SD. (IMA)