Memahami Contoh Kegiatan Ekonomi beserta Pengertian dan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya. Karena tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri, manusia memerlukan kegiatan ekonomi. Apa saja contoh kegiatan ekonomi?
Kegiatan ekonomi sangat penting untuk berlangsungnya kehidupan. Oleh karena itu, pengertian dan jenis kegiatan ekonomi juga harus dipelajari.
Pengertian, Jenis, dan Contoh Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dikutip dari Ekonomi 1 SMA Kelas X, Suparmoko (2007:23-24), kegiatan ekonomi dibagi menjadi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini adalah penjelasannya.
Kegiatan produksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh produsen. Pada kegiatan ini, tercipta produk berupa barang dan jasa.
Kegiatan distribusi adalah kegiatan yang tujuannya untuk menyalurkan barang atau jasa hingga diterima konsumen.
Kegiatan konsumsi adalah kegiatan menggunakan, menghabiskan, atau memanfaatkan barang dan jasa. Yang melakukan kegiatan konsumsi adalah konsumen.
Kegiatan ekonomi dilakukan setiap hari. Berikut ini beberapa contoh kegiatan ekonomi yang bisa dipelajari.
Menggunakan jasa ojek online untuk pergi ke suatu tempat.
Berlibur ke suatu tempat wisata.
Menggunakan jasa perbankan untuk mengelola uang.
Menjual pakaian di toko.
Membeli barang elektronik.
Melakukan penyimpanan barang di gudang.
Pengangkutan barang dari pabrik.
Mengemas atau mengepak barang.
Pelaku Ekonomi
Dalam kegiatan ekonomi, terdapat beberapa pihak yang terlibat. Pihak-pihak itu disebut sebagai pelaku ekonomi. Pelaku ekonomi dikategorikan menjadi beberapa pihak sebagai berikut.
1. Produsen
Produsen atau perusahaan dalam perekonomian berperan untuk melakukan kegiatan produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Produsen memperoleh laba atau pendapatan dari kegiatan menjual barang dan jasa ke konsumen.
Kemudian, produsen memberikan uang untuk imbal jasa kepada pemilik faktor produksi, seperti gedung, tanah, tenaga kerja, dan sebagainya
2. Konsumen (Rumah Tangga)
Konsumen merupakan pihak yang menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Sektor konsumen adalah pemilik faktor produksi (modal, tenaga kerja, gedung, mesin produksi, dan lain-lain) yang digunakan untuk memperoleh laba untuk melakukan konsumsi memenuhi kebutuhan hidupnya.
3. Pemerintah
Pemerintah berperan sebagai pengatur kegiatan perekonomian. Pemerintah juga membeli barang dan jasa untuk memperlancar kegiatannya.
4. Pihak Luar Negeri
Pada negara yang menerapkan sistem perekonomian terbuka, pihak luar negeri juga ikut berperan dalam perekonomian negara. Peran pihak luar negeri adalah untuk investasi, melakukan ekspor dan impor barang dan jasa.
Baca juga: 4 Fungsi Pasar dalam Menggerakkan Roda Ekonomi
Jadi, salah satu contoh kegiatan ekonomi adalah menggunakan sarana transportasi seperti ojek online untuk bepergian. (KRIS)
