Memahami Jenis-jenis Ceramah beserta Struktur dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ceramah adalah bagian dari pidato yang biasanya dapat didengar di sekolah maupun di tempat ibadah. Ceramah merupakan jenis komunikasi di depan umum yang sifatnya adalah satu arah. Terdapat beberapa jenis-jenis ceramah yang memiliki konsep berbeda.
Seluruh jenis ceramah sebenarnya memiliki tujuan yang hampir sama, yaitu memberikan informasi. Hanya saja cara penyampaian dan konsepnya berbeda.
Ulasan tentang Jenis-jenis Ceramah
Apa yang disebut dengan ceramah? Dikutip dari buku Strategi Komunikasi yang Efektif: Communication for Behavioral Impact (Combi) Dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue, Asriwati (2022), bentuk kegiatan komunikasi yang disampaikan seseorang kepada kelompok tertentu berupa satu arah atau berbagai masalah yang sifatnya lebih mengandung pendidikan, penerangan dan pengajaran merupakan definisi ceramah menurut Kariyoso (1994).
Terdapat banyak jenis-jenis ceramah yang biasanya dilakukan oleh penceramah. Berikut jenis-jenisnya yang harus diketahui.
1. Jenis Ceramah Persuasif
Persuasif merupakan kalimat-kalimat yang disusun sedemikian rupa dengan tujuan untuk mengajak khalayak. Pada ceramah persuasif, akan ada banyak kata seperti ikuti, kemari, cobalah, atau bergabunglah.
2. Jenis Ceramah Rekreatif
Jenis ceramah yang satu ini isinya adalah menghibur khalayak dengan cerita-cerita yang terkandung di dalamnya. Tujuan dari ceramah ini adalah memberikan informasi dan juga menghibur para khalayak yang mendengarkannya.
3. Jenis Ceramah Argumentasi
Seperti namanya, ceramah argumentasi berisi perdebatan dan saling tukar pikiran. Pada ceramah ini, penceramah akan menjelaskan informasi yang akan disampaikan pada khalayak. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk memperdebatkan suatu topik.
Struktur Ceramah
Agar dapat menjadi suatu ceramah, penceramah harus membuat strukturnya terlebih dahulu. Berikut struktur pada ceramah.
Salam pembuka digunakan untuk menyapa khalayak.
Pembuka berisi pengenalan topik yang akan dibahas dalam ceramah.
Isi adalah rangkaian argumen yang disertai fakta.
Penutup adalah penegasan terkait pernyataan sebelumnya.
Salam penutup adalah salah untuk mengakhiri ceramah.
Baca juga: Apa Tujuan dari Memberikan Ceramah?
Contoh Ceramah Singkat
Setelah mengetahui jenis-jenis dan strukturnya, berikut contoh ceramah yang singkat.
Assalamualaikum Wr. Wb,
Yang saya hormati Bapak/Ibu sekalian,
Marilah kita panjatkan puji serta syukur kepada Allah SWt karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul hari ini.
Hadirin sekalian, sistem zakat, infaq, dan juga sedekah adalah bukti keberhasilan syari’at Islam dalam mencapai kebutuhan umat manusia. Sistem ini adalah prinsip dasar kehidupan bermasyarakat dalam agama Islam.
Pada hakikatnya, manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Maka dari itu bersedekahlah. Tidak bisa disebut sebagai seorang mukmin apabila ia meninggalkan orang lain dalam keadaan lapar. Sementara dirinya kenyang.
Demikian ceramah ini saya sampaikan. Apabila terdapat salah kata , mohon dimaafkan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Itu tadi adalah jenis-jenis ceramah, struktur, dan contohnya. Contoh teks ceramah di atas dapat digunakan sebagai referensi oleh penceramah. (FAR)
