Konten dari Pengguna

Memahami Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Baru sebagai Karya Sastra

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Puisi Baru. Sumber: Unsplash/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Puisi Baru. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Dalam karya sastra, terdapat jenis-jenis puisi. Salah satunya adalah puisi baru. Ketika karya tersebut tidak terkait rima dan baris, maka itu merupakan ciri-ciri puisi baru yang umumnya diketahui.

Ditilik dari waktu pembuatannya, puisi baru di Indonesia meliputi puisi-puisi yang dibuat sejak berakhirnya masa kesusastraan lama (tahun 1920-an) hingga sekarang, dikutip dari buku Siap Menghadapi Ujian Nasional SMA/MA, Sumi Winarsih, Sri Wahyuni (2009:63).

Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Baru

Ilustrasi Ciri-ciri Puisi Baru. Sumber: Unsplash/jules a.

Puisi baru atau puisi modern merupakan puisi yang bebas dan tidak terikat dengan aturan-aturan contohnya rima dan baris. Secara garis besar, puisi dibagi menjadi puisi baru berdasarkan isinya dan jenis puisi baru berdasarkan bentuk.

Puisi baru walaupun bebas tanpa terikat aturan layaknya puisi-puisi lama, tetap harus sesuai dengan ekspresi seorang penyair sehingga pembaca bisa mendapatkan kesan tentang karya puisi tersebut.

Puisi baru ini mengutamakan isi, ungkapan, dan perasaan penulis. Oleh sebab itu, karya sastra ini menggunakan kata-kata indah dan bermakna ketika didengarkan.

Untuk membedakannya dengan puisi jenis lain, terdapat ciri-ciri puisi baru yang harus diketahui, berikut uraiannya.

  1. Mencantumkan nama pengarang dengan jelas.

  2. Bentuk lisan maupun tertulis.

  3. Tidak terikat aturan rima, jumlah baris, dan suku kata.

  4. Gaya bahasa yang digunakan adalah dinamis yang dapat berubah-ubah.

  5. Gatra pada puisi baru terdiri dari 4 sampai 5 suku kata.

  6. Biasanya bertema peristiwa kehidupan.

  7. Puisi baru lebih menggunakan pola pantun atau sajak syair.

Contoh Karya Puisi Baru

Ilustrasi Ciri-ciri Puisi Baru. Sumber: Unsplash/Rima Kruciene

Sebuah puisi pada umumnya mengutamakan bunyi, bentuk serta makna yang terkandung di dalam setiap kalimatnya. Makna tersebut adalah makna mendalam, dan diungkapkan dengan unsur-unsur bahasa yang ada.

Untuk lebih memahami tentang puisi baru, sebaiknya mengenal juga beberapa contoh puisi baru yang terkenal dengan berbagai tema. Inilah beberapa contoh karya sastra tersebut.

  • Aku - Chairil Anwar

  • Sajak Pada Kawan - Chairil Anwar

  • Tentang Cinta - W.S Rendra

  • Dua Burung - W.S Rendra

  • Hutan Karet - Joko Pinurbo

  • Aku Ingin - Sapardi Djoko Damono

  • Di Kulkas, Namamu - Joko Pinurbo

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Teks Argumentasi beserta Struktur Lengkapnya

Ciri-ciri puisi baru tersebut menunjukan bahwa puisi ini memiliki kebebasan dalam hal penulisannya, tetapi tetap memperhatikan bunyi, bentuk, dan makna yang harus diungkapkan para penulisnya. (DVA)