Memahami Perbedaan Ciri-ciri Buku Non Fiksi dan Fiksi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang masih belum bisa membedakan ciri-ciri buku non fiksi dengan buku fiksi. Padahal nonfiksi dan fiksi adalah dua jenis buku yang berbeda.
Buku fiksi memiliki lebih banyak penggemar dibandingkan buku nonfiksi. Namun, buku nonfiksi lebih banyak dibutuhkan berbagai kalangan dibandingkan buku fiksi.
Perbedaan Ciri-ciri Buku Non Fiksi dan Fiksi
Sebelum mengetahui perbedaan ciri-ciri buku non fiksi dan fiksi, ketahui terlebih dahulu pengertian buku beserta kedua jenisnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), buku adalah lembar kertas yang berjilid dan berisi tulisan atau kosong.
Dikutip dari buku Intisari Materi Bahasa Indonesia SMA, Mulyati dan Hanifah (2022:100), buku nonfiksi diartikan sebagai karangan yang dibuat atas dasar fakta atau hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Nonfiksi dihasilkan dalam bentuk cerita nyata yang dituliskan menjadi suatu cerita.
Sedangkan buku fiksi merupakan buku yang berisi cerita yang sifatnya imajinatif. Buku fiksi tidak membutuhkan pengamatan dalam pembuatannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan isinya karena ide ceritanya berasal dari khayalan atau imajinasi penulis.
Biasanya, bahasa yang digunakan pada buku fiksi merupakan bahasa kiasan atau konotatif. Karena itu, pembaca diajak untuk masuk ke dalam cerita dalam bahasa yang tidak biasa.
Baca juga: Memahami Langkah-Langkah Menulis Resensi Buku Fiksi dan Non Fiksi
Agar lebih memahami perbedaan antara kedua jenis buku ini, Mulyati dan Hanifah (2022:101) memaparkan sejumlah ciri-ciri buku nonfiksi dan fiksi sebagai berikut.
Ciri-ciri Buku Non Fiksi
Memiliki ide yang ditulis secara jelas, logis, dan sistematis.
Mengandung informasi yang sesuai dengan fakta atau data.
Menyajikan temuan baru atau merupakan penyempurnaan dari temuan yang sudah ada.
Memuat motivasi, rancangan, serta pelaksanaan penelitian yang tertuang jelas.
Menyajikan analisis data yang dipaparkan dalam tulisannya.
Pemilihan kata dan gaya penulisan yang sangat baku atau formal.
Ciri-ciri Buku Fiksi
Bersifat rekaan atau imajinasi.
Menggunakan bahasa yang konotatif atau tidak sebenarnya.
Tidak mempunyai sistematika yang baku.
Memiliki pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca.
Ketika dibaca, ceritanya membuat pembaca menjadi merasakan dengan apa yang sedang diceritakan.
Demikian ulasan mengenai perbedaan ciri-ciri buku non fiksi dan fiksi. Semoga artikel ini dapat memberi lebih banyak pemahaman terhadap jenis-jenis buku. (YAS)
