Mengapa Benda Elastis Bisa Menghasilkan Gaya? Inilah Penjelasannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak benda di dunia ini salah satunya adalah benda elastis yang bisa menghasilkan gaya. Hal ini membuat pertanyaan mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya? Apakah terdapat sifat tertentu di dalam benda tersebut?
Contohnya saja karet gelang yang ketika ditarik akan mengalami perubahan bentuk dan ukuran. Namun, setelah karet tersebut dilepaskan, bentuknya akan kembali seperti semula. Hal ini menandakan gaya tersebut didapat dari elastisitasnya.
Mengenal Benda Elastis
Contoh benda elastis ada banyak di sekitar manusia bahkan digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga. Misalnya pegas atau per yang digunakan pada alat pemadam kebakaran, jarum jam, kursi, dan sebagainya.
Mengutip dari buku Buku Resume Belajar Kelas IV Semester I, Sekolah Alam Cikeas, (59), pengertian benda elastis adalah benda yang memiliki sifat lentur. Benda-benda tersebut bisa mempertahankan bentuknya hingga kembali seperti semula.
Di dalam benda elastis terdapat gaya pegas yang akan memanjang saat ditarik. Apabila benda tersebut dilepaskan maka dapat memberi gaya dorong. Berkat gaya pegas inilah, benda yang semula diam bisa bergerak.
Gaya pegas bisa diaplikasikan dalam peralatan yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia menjadi lebih mudah.
Mengapa Benda Elastis Bisa Menghasilkan Gaya?
Berdasarkan penjelasan di atas, jawaban mengenai pertanyaan mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya? Terdapat ada sifat elastisitas dan kelenturan dalam benda tersebut. Hal ini bisa dilihat pada karet yang mengalami perubahan bentuk saat ditarik.
Namun, ketika benda tersebut dilepaskan maka karet akan kembali ke bentuk semula. Jika seseorang terlalu keras menarik karet, maka ikatannya akan terputus. Ada banyak contoh benda elastis yaitu sebagai berikut.
Karet gelang adalah benda paling umum dan sering digunakan di berbagai kalangan.
Pegas yang bisa menghasilkan gaya konstan dan bisa kembali ke bentuk semula ketika ditekan.
Karet silikon yang tahan terhadap tekanan ekstrem.
Karet busa yang merupakan bahan elastomer untuk bantalan.
Lem double tape adalah material perekat yang bersifat elastis.
Karet ban yang dapat menahan berat dan bisa digunakan untuk kendaraan.
Kawat baja yang terdapat dalam pegas
Baca Juga: Energi Potensial: Pengertian, Jenis, dan Contoh Soal
Menurut sains, mengapa benda elastis bisa menghasilkan gaya? Hal ini karena adanya sifat kelenturan sehingga mengalami perubahan bentuk. Ketika benda elastis dilepas, maka akan kembali ke bentuk semula. (GTA)
