Mengapa Menyusun Paragraf Argumentasi Harus Perhatikan Kohesi dan Koherensi?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa dalam menyusun sebuah paragraf argumentasi harus memperhatikan kohesi dan koherensi paragraf? Jawaban atas pertanyaan tersebut penting untuk diketahui oleh penulis karena dua aspek tersebut adalah kunci keberhasilan dalam menulis.
Paragraf argumentasi merupakan sebuah tulisan yang isinya berupa pendapat, alasan, dan bukti untuk meyakinkan pembaca tentang suatu hal. Penjelasan paragraf ini didasarkan oleh fakta yang diperoleh dari sumber yang valid.
Pengertian Kohesi dan Koherensi dalam Paragraf
Kohesi dan koherensi merupakan dua aspek penting yang tidak boleh dilupakan saat membuat sebuah peragraf. Pengertian kohesi yaitu keterpaduan bentuk, sedangkan koherensi yaitu kepaduan makna.
Dikutip dalam jurnal Kohesi dan Koherensi dalam Karangan Siswa Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Ash-Sholahiyah Depok Jawa Barat oleh Ila Nafilah, dkk (2019:36), suatu paragraf dinyatakan kohesi jika antara bentuk kalimat satu dengan bentuk kalimat yang lain di dalam paragraf dapat membentuk sebuah hubungan yang saling berkaitan.
Sedangkan dinyatakan koherensi jika di dalam sebuah paragraf terdapat hubungan makna yang logis antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Kohesi dan koherensi dapat terwujud melalui penggunaan kata hubung (konjungsi), kata ganti, atau sinonim.
Alasan Mengapa dalam Menyusun Sebuah Paragraf Argumentasi Harus Memperhatikan Kohesi dan Koherensi Paragraf
Untuk menulis paragraf argumentasi dengan baik dan benar, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya yaitu kohesi dan koherensi. Mengapa dalam menyusun sebuah paragraf argumentasi harus memperhatikan kohesi dan koherensi paragraf?
Hal ini bertujuan agar membentuk paragraf argumentasi yang padu sehingga argumen yang dituangkan oleh penulis bisa tersampaikan dengan tepat dan dapat diterima dengan baik oleh pembaca.
Dalam paragraf argumentasi, kohesi berperan dalam merangkai argumen-argumen serta poin-poin penting secara berurutan. Sedangkan koherensi berperan dalam menciptakan alur berpikir yang logis.
Setiap argumen dan poin yang dibuat oleh penulis harus terhubung dengan baik dan mengarah pada kesimpulan yang masuk akal sebagai penutup di jenis paragraf ini. Tanpa kohesi dan koherensi, paragraf argumentasi terasa acak dan sulit dipahami oleh pemabaca.
Dapat disimpulkan, alasan mengapa dalam menyusun sebuah paragraf argumentasi harus memperhatikan kohesi dan koherensi paragraf yaitu agar paragraf yang dibuat menjadi padu sehingga apa yang disampaikan oleh penulis bisa diterima oleh pembaca. (MRZ)
Baca juga: Contoh Teks Argumentasi tentang Sagu 5 Paragraf 7 Kalimat
