Konten dari Pengguna

Mengapa Pendekatan Keruangan Menjadi Metode Khas Geografi? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Pendekatan Keruangan Menjadi Metode Khas Geografi? Sumber: Pixabay/B_Me
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Pendekatan Keruangan Menjadi Metode Khas Geografi? Sumber: Pixabay/B_Me

Mengapa pendekatan keruangan menjadi metode khas geografi? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di pikiran, terlebih saat mempelajari ilmu geografi.

Sebenarnya pendekatan keruangan merupakan satu dari tiga pendekatan geografi. Meski begitu, metode yang paling khas adalah pendekatan keruangan.

Mengapa Pendekatan Keruangan Menjadi Metode Khas Geografi?

Ilustrasi Mengapa Pendekatan Keruangan Menjadi Metode Khas Geografi? Sumber: Pixabay/19661338

Pada dasarnya, pendekatan keruangan menjadi metode khas geografi karena aspek ruang itu sendiri adalah hal yang unik dan berbeda.

Selain itu, jenis pendekatan ini mengkaji sekaligus dapat melihat keanekaragaman permukaan bumi serta keberagaman fenomena geosfer.

Dikutip dari buku Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Sri Wiyanti, dkk. (2017:14), pendekatan keruangan ialah upaya mengkaji rangkaian persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam ruang.

Dalam pendekatan keruangan, perlu diperhatikan prinsip-prinsip geografi, yaitu prinsip persebaran, interelasi, dan deskripsi. Hal ini membuat pendekatan keruangan banyak digunakan sebagai perencanaan analisis masalah keruangan.

Pendekatan keruangan dapat dibedakan menjadi tiga macam, yakni pendekatan topik, pendekatan aktivitas manusia, serta pendekatan region. Agar lebih paham, berikut penjelasan selengkapnya.

1. Pendekatan Topik

Pendekatan topik adalah pendekatan yang menitikberatkan pada topik utama dari suatu gejala dan masalah pada studi geografi.

Sebagai contoh, topik yang menjadi perhatian utama di Indonesia adalah pengangguran. Oleh karena itu, pengangguran di Indonesia akan dijelaskan penyebabnya, jenis-jenisnya, persebarannya, intensitasnya, serta interelasinya.

2. Pendekatan Aktivitas Manusia

Sesuai namanya, pendekatan aktivitas manusia adalah jenis pendekatan yang fokus utamanya adalah aktivitas manusia. Pendekatan ini dapat digunakan untuk mengkaji fenomena mata pencaharian penduduk di suatu wilayah.

Misalnya, apakah aktivitas itu terjadi di dataran rendah, pegunungan, daerah pantai, dan sebagainya. Berdasarkan persebaran tersebut, dapat dilihat interelasinya dengan keadaan kesuburan tanah, hidrografi, dan faktor-faktor geografi lainnya.

3. Pendekatan Region

Pendekatan region merupakan pendekatan yang fokus utamanya adalah region atau wilayah tempat suatu gejala dan masalah geografi tersebut terjadi.

Sebagai contoh, saat melakukan studi geografi tentang masalah pengangguran berdasarkan region atau wilayah, pertanyaan yang muncul adalah wilayah mana saja yang terdapat banyak pengangguran.

Dari pertanyaan tersebut, terlihat persebaran masalah pengangguran di Indonesia seperti apa.

Baca juga: 3 Contoh Penelitian Geografi dan Cara Membuatnya

Sekian penjelasan mengenai mengapa pendekatan keruangan menjadi metode khas geografi. Semoga alasan dan jawaban di atas dapat menambah wawasan seputar pendekatan geografi. (YAS)