Konten dari Pengguna

Mengapa Zat Hijau pada Pohon Sangat Penting bagi Keberlangsungan Hidup Manusia?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Sumber: pexels.com/Kindelmedia.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Sumber: pexels.com/Kindelmedia.

Mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia? Kesadaran pentingnya pohon pada masyarakat sudah meningkat. Setiap pemerintah daerah menebang pohon di pinggir jalan, seketika masyarakat protes.

Bumi semakin panas sehingga kehadiran pohon makin terasa manfaatnya. Berjalan kaki di bawah pohon terasa menyegarkan meski cuaca panas. Daun-daun hijau tidak hanya sejuk dipandang mata tapi juga penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

Mengapa Zat Hijau pada Pohon Sangat Penting bagi Keberlangsungan Hidup Manusia? Ini Penjelasannya

Ilustrasi mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Sumber: pexels.com/Jeswin.

Zat hijau dikenal dengan nama klorofil. Klorofil mampu menyerap cahaya merah, oranye, biru dan ungu. Warna kuning dan hijau juga diserap tapi dalam jumlah sedikit dan selebihnya dipantulkan sehingga klorofil tampak berwarna hijau.

Mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia? Klorofil merupakan pigmen yang dibutuhkan untuk melakukan fotosintesis pada kloroplas. Hasilnya penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

Berikut adalah proses terjadinya fotosintesis pada kloroplas dengan bantuan zat hijau hingga hasilnya dapat dimanfaatkan manusia, yang dikutip dari Praktis Belajar Biologi untuk Kelas XII, Fictor Ferdinand dan Moekti Ariebowo (2007:34).

1. Reaksi Kimia Fotosintesis

Reaksi kimia terjadinya fotosintesis adalah sebagai berikut:

cahaya matahari

6CO₂ + 6H₂O -----------------→ C₆H₁₂O₆ + 6O₂

klorofil

Penjelasan dari reaksi tersebut adalah karbon dioksida yang diserap melalui stomata pada daun bereaksi dengan air yang diserap akar dan disalurkan ke daun menggunakan energi yang diperoleh klorofil dari menyerap cahaya matahari untuk menghasilkan glukosa dan oksigen.

2. Reaksi Fotosintesis Terang

Secara detail, fotosintesis tidak hanya terjadi ketika hari terang, melainkan juga dalam kondisi gelap. Reaksi terang adalah bagian dari proses fotosintesis yang terjadi pada tilakoid dan grana dengan tugas mengubah energi matahari menjadi energi kimia.

Reaksi terang menghasilkan ATP (Adenosine Triphosphate), NADPH (Nikotimaid Adenin Dinukleotid Phospahate) dan oksigen. ATP dan NADPH digunakan untuk reaksi gelap. Sedangkan oksigen dilepaskan ke udara untuk dihirup manusia.

3. Reaksi Fotosintesis Gelap

Reaksi gelap terjadi pada stroma. Reaksi ini dikenal dengan nama siklus Calvin-Benson. Pada reaksi gelap terjadi fiksasi CO₂, reduksi dan regenerasi. Karbon dioksida diikat oleh suatu molekul kimia bernama ribulosa bifosfat (RuBP).

Dengan dibantu oleh enzim rubisko, ikatan tadi menghasilkan glukosa, yang merupakan salah satu jenis karbohidrat. Karbohidrat merupakan sumber energi yang penting bagi manusia.

Mengapa zat hijau pada pohon sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia? Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa zat hijau berperan dalam fotosintesis yang memastikan ketersediaan oksigen dan karbohidrat bagi hidup manusia. (lus)

Baca juga: Faktor-faktor yang Memengaruhi Fotosintesis pada Tumbuhan