Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Mengenal 2 Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud
23 Maret 2025 17:19 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud merupakan aspek penting yang perlu didalami oleh setiap muslim. Dengan ini, umat Islam dapat memiliki landasan ilmu yang kuat dalam mengerjakan suatu ibadah.
ADVERTISEMENT
Hukum menunaikan Qiyamul Lail dan Tahajud adalah sunah muakad. Oleh karenanya, ibadah ini sangat ditekankan karena sesuai dengan syariat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw.
Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud yang Wajib Diketahui oleh Umat Muslim
Istilah Qiyamul Lail dan Tahajud merujuk pada ibadah yang dikerjakan di waktu malam hari. Tujuannya yaitu untuk memperoleh rahmat dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Meskipun sering kali dianggap sama, tetapi terdapat hal yang membedakan keduanya.
Maka dari itu, untuk semakin mengenalinya, berikut ini merupakan penjelasan mengenai perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud yang dapat disimak lebih lanjut.
1. Permulaan Waktu Mengerjakan
Waktu menunaikan Qiyamul Lail yaitu dimulai setelah pelaksanaan salat fardu Isya. Adapun batas berakhirnya, yaitu sampai terbit fajar atau Subuh. Umat muslim dapat menjalankan ibadah tersebut tanpa diwajibkan tidur terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
Sementara Tahajud adalah salat sunah yang dapat dilakukan apabila seorang muslim telah tidur terlebih dahulu. Untuk waktu pelaksanaannya sama dengan Qiyamul Lail, yaitu hingga tiba waktu fajar. Hanya saja ibadah Tahajud utamanya ditunaikan pada sepertiga malam terakhir.
2. Jenis Ibadah yang Ditunaikan
Berdasarkan buku Ringkasan Fikih Lengkap Volume 1, Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, (2020: 175), Qiyamul Lail adalah salat sunah mutlak yang paling utama. Ibadah tersebut meliputi seluruh salat nawatif.
Adapun beberapa contoh ibadah Qiyamul Lail, antara lain salat Witir, salat Hajat, salat Istikharah, Tarawih, dan salat Tasbih. Dalam hal ini, Qiyamul Lail tidak hanya berupa ibadah salat. Namun, ada amalan lain yang dapat dikerjakan. Seperti halnya berselawat, bertasbih, maupun membaca Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT
Sedangkan Tahajud merupakan salah satu ibadah salat. Jumlah rakaat Tahajud tidak dibatasi. Namun, pelaksanaannya dilakukan dengan dua rakaat salam. Cakupan jenis ibadah inilah yang membedakannya dengan Qiyamul Lail pada umumnya.
Itulah perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud yang perlu dicermati. Adanya informasi di atas diharapkan dapat menambah pemahaman umat muslim, sehingga dapat menunaikan ibadah sunah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. (Riyana)