Konten dari Pengguna

Mengenal Alat-alat Laboratorium dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alat-alat Laboratorium dan Fungsinya. Sumber: unsplash/ Testalize.me
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alat-alat Laboratorium dan Fungsinya. Sumber: unsplash/ Testalize.me

Pemula yang baru saja masuk ke laboratorium perlu terlebih dahulu mengetahui alat-alat laboratorium dan fungsinya. Tujuannya agar bisa bekerja dengan aman dan lancar serta terhindar dari kecelakaan kerja.

Setiap alat memiliki fungsinya masing-masing, sehingga tidak bisa dipakai sembarangan. Mayoritas peralatan laboratorium berbahan dasar kaca dan stainless steel sehingga mudah distrerilisasi.

Pengetahuan tentang Alat-alat Laboratorium dan Fungsinya

Ilustrasi Alat-alat Laboratorium dan Fungsinya. Sumber: unsplash/ Mathurin NAPOLY / matnapo

Bekerja di laboratorium wajib memiliki pengetahuan tentang alat yang digunakan dan cara memakainya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja selama berada di laboratorium.

Berikut ini merupakan pengenalan tentang alat-alat laboratorium dan fungsinya yang dikutip dari buku IPA Fisika SMP dan MTs Jilid 1, Mikrajuddin (hal. 55–56).

  1. Neraca: Untuk menimbang bahan kimia secara akurat dalam satuan g maupun mg

  2. Gelas arloji: Sebagai tempat bahan kimia padat yang berbentuk cekung dan terbuat dari kaca transparan

  3. Pipet tetes: Untuk mengambil suatu larutan dalam ukuran tetes

  4. Mikroskop: Untuk mengamati objek mikroskopis

  5. Pinset: Untuk mengambil suatu objek

  6. Erlenmeyer: Untuk menampung bahan kimia

  7. Tabung reaksi: Untuk menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah sedikit

  8. Cawan uap: Untuk menguapkan suatu larutan di atas api

  9. Labu ukur: Untuk menampung dan mencampur bahan kimia dan cairan; juga untuk menampung gas jika dilakukan pemanasan

  10. Gelas ukur: Untuk mengukur volume larutan

  11. Gelas beker: Untuk menampung bahan kimia atau larutan

  12. Kaki tiga dan kasa kawat: Untuk mendukung gelas beker atau erlenmeyer selama pemanasan

  13. Pipet ukur: Untuk mengukur volume larutan (misalnya 10 cm³ atau 25 cm³) sampai ketepatan 0,1 cm³

  14. Lampu spiritus: Untuk membakar atau memanaskan

  15. Corong: Untuk memasukkan zat cair ke tempat lain agar tidak tumpah; juga alat bantu untuk menyaring

  16. Termometer: Untuk mengukur suhu

  17. Penjepit logam: Untuk menjepit bahan padat yang dibakar

  18. Penjepit kayu: Untuk menjepit tabung reaksi selama pemanasan

Beberapa alat-alat laboratorium dan fungsinya di atas bisa dijadikan panduan bagi pemula yang akan segera melakukan percobaan di laboratorium. Dengan pengetahuan mengenai fungsi alat-alatnya, pekerjaan akan berjalan lebih lancar. (IMA)

Baca juga: Jenis-Jenis Laboratorium Berdasarkan Kompetensi Keahlian dan Fungsi