Konten dari Pengguna

Mengenal Alat Gerak Lumba-Lumba dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alat Gerak Lumba-Lumba. Sumber: Pexels/HAMID ELBAZ
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alat Gerak Lumba-Lumba. Sumber: Pexels/HAMID ELBAZ

Semua hewan memiliki alat gerak dengan menyesuaikan habitat dan karakteristiknya masing-masing, termasuk hewan yang dikenal ramah terhadap manusia yaitu lumba-lumba. Alat gerak lumba-lumba adalah sirip pada tubuhnya.

Dengan kecerdasan yang dimilikinya, lumba-lumba juga sering tertarik dengan kapal-kapal dan sering melompat ke permukaan dengan gesitnya. Oleh sebab itu sangat menarik untuk mempelajari tentang hewan menakjubkan ini.

Alat Gerak Lumba-Lumba

Ilustrasi Alat Gerak Lumba-Lumba. Sumber: Pexels/Tom Swinnen

Lumba-lumba merupakan mamalia yang hidup di lautan lepas. . Habitatnya tersebar hampir di seluruh laut dan samudera dunia dengan beragam spesies.

Meskipun hidup di air, lumba-lumba bukan termasuk dalam kelompok ikan. Menurut buku Biologi 3 SMP Kelas IX, Kadaryanto, S.Pd, dkk (2006), alat gerak lumba-lumba yaitu sirip pada alat gerak bagian depan yang dapat mendorong tubuhnya dan memungkinkan gerakan bergelombang.

Menariknya kulit lumba-lumba juga memiliki kemampuan memperkecil gesekan air, sehingga hewan ini dapat berenang dengan sedikit hambatan pada air. Ada tiga jenis sirip pada lumba-lumba. Berikut penjelasannya

1. Sirip Punggung

Lumba-lumba memiliki sirip punggung yang berperan untuk keseimbangan mereka dan membantu dalam melakukan belokan mendadak. Bentuknya menyerupai segitiga dengan lekukan dinamis di ujungnya.

2. Sirip Dada

Kemudian terdapat juga sirip dada pada lumba-lumba. Berjumlah dua yang strukturnya memiliki tulang. Sirip ini membantu mereka melakukan gerakan berhenti dan berbalik. Ukurannya 11-19 inci dengan bentuk melengkung ke belakang dengan ujung runcing.

3. Sirip Ekor

Pada lumba-lumba, juga terdapat sirip ekor pendayung. Saat berenang mamalia ini mengandalkan ekor siripnya untuk bergerak ke atas dan ke bawah. Pada bagian ini otot lumba-lumba sangat kuat untuk memberikan gaya dorong.

Lumba-lumba dapat tinggal di dalam air selama tiga sampai empat menit, ketika tidur mereka naik ke permukaan 30 detik sekali. Hal ini karena alat pernapasan lumba-lumba adalah paru-paru bukan insang.

Baca Juga: Mengenal Organ Gerak Pasif pada Hewan beserta Fungsi dan Contohnya

Penjelasan tentang alat gerak lumba-lumba ini dapat menambah pengetahuan ilmu pengetahuan alam. Hewan ini memiliki tiga jenis sirip yang berperan dalam pergerakan lumba-lumba di lautan lepas. (DVA)