Konten dari Pengguna

Mengenal Arti Fumigasi dalam Dunia Pertanian dan Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fumigasi adalah. Sumber: unsplash.com/ unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fumigasi adalah. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Fumigasi adalah upaya pemberantasan hama dalam dunia pertanian yang menggunakan metode pengasapan. Adapun yang diasapkan berupa senyawa kimia untuk membunuh hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

Dengan pengasapan, hama akan terkena racun dari senyawa kimia yang disemprotkan dan kemudian mati. Perkembangan telur dan larva hama dari nyamuk pun bisa ditekan dengan fumigasi.

Arti Fumigasi dan Bahan yang Dipakai

Ilustrasi fumigasi adalah. Sumber: unsplash.com/ Simon Kadula

Mengutip dari buku Rempah untuk Pangan dan Kesehatan, Widya Dwi Rukmi Putri, Kiki Fibrianto (2018: 38), pengertian fumigasi adalah proses pengasapan dengan menggunakan senyawa kimia atau pestisida. Efektivitas perlakuan pengontrolan pertumbuhan serangga dengan fumigasi tergantung pada lama fumigasi, suhu yang digunakan dan konsentrasi gas yang digunakan.

Senyawa kimia yang digunakan dalam fumigasi berupa metil bromida maupun alumunium fosfat. Metil bromida punya titik didih 3,6°C sehingga tetap efektif digunakan pada suhu rendah.

Metil bromida lebih ampuh digunakan untuk membasmi serangga dewasa dibandingkan larva dan telur hama. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengasapan lebih pendek (beberapa jam hingga dua hari) dibandingkan senyawa alumunium fosfat.

Tingkat ancamannya pada manusia cukup rendah tetapi sekarang gas metil bromida penggunaannya mulai dikurangi karena diketahui dapat menyebabkan kerusakan lapisan ozon di udara.

Selanjutnya, ada senyawa aluminium fosfat yang umumnya berbentuk tablet. Bahan ini akan larut dalam air dan bereaksi menjadi hidrogen fosfat atau phosphin.

Reaksi aluminium fosfat memiliki efektivitas yang tinggi. Akan tetapi, reaksi phosphin relatif lambat sehingga waktu fumigasi menjadi lebih lama dibandingkan fumigasi dengan menggunakan metil bromida.

Baca juga: Pengertian dan Ruang Lingkup Agronomi dalam Sektor Pertanian

3 Manfaat Fumigasi

Ilustrasi fumigasi adalah. Sumber: unsplash.com/ Bianca Ackermann

Secara umum, memang pengasapan bertujuan untuk mengotrol pertumbuhan hama. Namun, secara spesifik, berikut ini manfaat fumigasi bagi tanaman.

1. Membunuh Larva dan Telur

Kelebihannya adalah efektivitas yang tinggi dalam membunuh larva dan telur serta mudah dalam penyimpanan karena bentuknya yang padat. Bersifat lebih toksik sehingga harus hati-hati dalam penggunaannya.

2. Mengawetkan Tanaman Rempah

Fumigasi bisa dilakukan pada ruang penyimpanan rempah. Biasanya, fumigasi digunakan untuk mengontrol pertumbuhan serangga pada tanaman rempah selama masa penyimpanan. Proses fumigasi dengan pestisida lebih aman digunakan untuk pengasapan ruang penyimpanan.

3. Mengusir Hama

Pengasapan dapat mengusir hama yang hidup di sekitar tanah tempat tanaman ditanam. Belalang, tikus, nyamuk, dan katak yang mengganggu tanaman akan pergi karena merasa tidak nyaman dengan efek asap dari bahan kimia yang dipakai.

Fumigasi adalah upaya yang dilakukan dalam dunia pertanian untuk mengendalikan hama penyerang tanaman. Beragam jenis hama dapat diatasi dengan fumigasi meskipun tidak sampai membunuh hama besar seperti tikus. (IMA)