Konten dari Pengguna

Mengenal Bagian-Bagian Bunga Sepatu dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagian bagian bunga sepatu - Sumber: pixabay.com/marjonhorn
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagian bagian bunga sepatu - Sumber: pixabay.com/marjonhorn

Bagian-bagian bunga sepatu membentuk struktur khusus yang menjadikan bunga tersebut indah. Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) adalah salah satu spesies tanaman hias yang populer di seluruh dunia, terutama di daerah tropis dan subtropis.

Bunga sepatu memiliki bunga yang besar dan menarik, dengan kelopak bunga yang terlihat seperti tutup sepatu atau sendal. Bunga ini bisa ditemui dalam berbagai warna, seperti merah, kuning, atau merah muda.

Bagian-Bagian Bunga Sepatu

Ilustrasi bagian bagian bunga sepatu - Sumber: pixabay.com/ajs1980518

Bunga sepatu biasanya ditanam sebagai tanaman hias dalam pot atau di taman sebagai tanaman perdu atau semak. Mereka biasanya tumbuh subur di iklim tropis dan subtropis, meskipun beberapa varietas telah diadaptasi untuk tumbuh di berbagai iklim.

Berdasarkan buku IPA - Asyik, Mudah, dan Menyenangkan 4A untuk Sekolah Dasar Kelas 4 Semester 1, Yohannes Surya, (2007), inilah bagian-bagian bunga sepatu beserta fungsinya.

1. Bagian yang Tidak Berperan dalam Pembuahan

  • Batang bunga (Pedunculus), memiliki fungsi sebagai jalur masuk ke bunga.

  • Tangkai bunga kecil (Pedicellus), yang menyokong struktur bunga.

  • Dasar bunga (Receptacle), yaitu ujung tangkai yang menjadi titik penyangga bagi setiap bagian bunga.

  • Daun pelindung (Braktea), daun terakhir yang melindungi dan menopang bunga.

  • Kelopak, bagian terluar yang berfungsi untuk memberikan ornamen pada bunga.

  • Mahkota, bagian berwarna-warni yang memberi keindahan pada bunga.

2. Bagian yang Berperan dalam Pembuahan

  • Stamen atau benang Sari (Mikrosporofil). Bagian ini terdiri dari kepala sari berisi serbuk sari, tangkai sari, dan penopang kepala sari. Fungsinya adalah untuk menghasilkan serbuk sari yang akan disebarkan ke stigma untuk pembuahan.

  • Carpell atau daun buah (Makrosporofil), yang meliputi bakal biji (ovulum) dan membentuk putik. Terletak dari pangkal bunga ke pangkal bunga. Putik merupakan bagian pusat reproduksi bunga yang melindungi ovarium tempat sel telur berkembang.

Baca Juga: Memahami Cara Penyerbukan Bunga Sepatu

Bunga sepatu juga dapat berkembang biak melalui stek dan cangkok. Pembagian rumpun juga merupakan cara umum untuk memperbanyaknya. Bunga ini biasanya mekar sepanjang tahun, meskipun puncak mekarnya terjadi pada musim panas.

Bagian-bagian bunga sepatu memiliki fungsi masing-masing yang saling melengkapi. Semuanya membentuk struktur dan kesatuan yang menyebabkan bunga sepatu terlihat indah dan menarik perhatian. (DNR)