Konten dari Pengguna

Mengenal Batik Kontemporer, Ciri-ciri dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batik kontemporer adalah. Sumber: unsplash.com/ Mahmur Marganti
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batik kontemporer adalah. Sumber: unsplash.com/ Mahmur Marganti

Batik kontemporer adalah salah satu jenis batik yang memiliki pola bebas. Berbeda dengan batik klasik, guratan pola batik kotemporer di atas kainnya tidak terikat oleh aturan dan bentuknya. Malah pengguna bisa melihat jelas cirinya meski sekilas.

Nama lain dari batik kontemporer yaitu batik kreasi baru. Polanya terbentuk dari modifikasi pola batik tradisional. Lantas, bagaimana ciri-ciri dan contohnya?

Pengertian Batik Kontemporer beserta Ciri dan Contoh Polanya

Ilustrasi batik kontemporer adalah. Sumber: unsplash.com/Camille Bismonte

Menurut buku Pembuatan Batik Semarangan Motif Tahu Petis dengan Teknik Cetak Tinggi oleh Annas Marzuki Sulaiman, M.Sn (2023: 9–10), ada dua jenis motif batik, yaitu tradisional dan kontemporer.

Pengertian batik kontemporer adalah hasil modifikasi dari motif batik klasik. Semua motif batik tradisional jika telah dimodifikasi polanya maka bisa dimasukkan sebagai golongan batik kontemporer. Adapun ciri-ciri batik kontemporer yaitu sebagai berikut.

1. Pola

Polanya yang tidak seperti batik tradisional. Umumnya pola batik kontemporer berbentuk menyerupai alam, motif primitif, kesenian daerah hingga ikon-ikon yang memiliki ciri khas daerah.

Polanya tidak kaku seperti batik tradisional yang tidak bisa diubah. Justru batik kontemporer bisa dimodifikasi menjadi motif-motif yang out of the box.

2. Sifat

Batik kontemporer bersifat bebas. Polanya boleh abstrak dan tidak harus seragam karena sesuai dengan keinginan pembuatnya. Tidak ada aturan bentuk garisnya harus seperti apa begitu pula dengan warnanya.

Hal inilah yang membuat batik kontemporer juga disebut sebagai batik kreasi baru. Kreativitas sangat dibutuhkan dalam pembuatannya.

3. Aturan

Tidak mengikuti aturan tertentu seperti isen-isen, pola berulang, serta tidak harus berbentuk geometris dan simetris seperti batik tradisional atau klasik.

Batik kontemporer bisa dengan mudah dibedakan dengan batik tradisional. Sebab, motifnya lebih bervariasi, tidak kaku serta unik.

Contoh batik kontemporer yaitu batik motif kubah, batik motif bulan, batik motif hewan, batik motif segitiga, batik kaki seribu, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mengenal Pengertian serta Perbedaan Ragam Hias dan Batik

Batik kontemporer adalah batik berpola kreasi modern yang tidak sama polanya dengan batik tradisional. Contoh polanya bisa berupa bentuk hewan, bangunan dan objek lain. (IMA)