Mengenal Benda-Benda Langit yang Tidak Memancarkan Cahaya Sendiri

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam alam semesta ini terdapat berbagai benda langit di angkasa yang memiliki jumlah sangat banyak. Dari beberapa benda langit tersebut ada yang tidak dapat memancarkan cahayanya. Lantas benda-benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri disebut apa?
Pada dasarnya benda langit yang tidak dapat memancarkan cahayanya mendapatkan sumber cahaya dari sinar matahari yang dipantulkan. Di saat yang bersamaan semua benda langit yang masuk ke dalam tata surya akan terus mengelilingi matahari.
Mengetahui Benda-benda Langit yang Tidak Memancarkan Cahaya Sendiri
Dikutip dari buku Planet dan Satelit, Viyanti (2021:4), benda-benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri disebut dengan planet. Planet terlihat dapat bercahaya karena memantulkan cahaya yang berasal dari sinar matahari.
Planet menjadi bagian dalam tata surya yang bergerak mengelilingi sebuah bintang. Di mana bintang yang dikelilinggi oleh planet dinamakan matahari. Planet akan mengelilingi matahari dengan arah yang sama dan membutuhkan waktu tergantung jarak setiap planet dengan matahari.
Semakin panjang jaraknya, maka akan semakin lama waktu peredarannya. Lintasan yang digunakan planet untuk mengelilingi matahari memiliki bentuk lonjong atau elips. Lintasan tersebut hanya membentuk sudut-sudut kecil atau sudut inklinasi dengan bentuk bidang ekliptika.
Selain itu planet yang berada dalam tata surya memiliki beberapa jenis yang memiliki urutan tertentu apabila dihitung dari jarak matahari. Adapun penjelasan urutan planet mulai dari yang terdekat sampai terjauh dari matahari sebagai berikut.
Merkurius merupakan planet yang mempunyai jarak paling dekat dengan matahari yaitu memiliki jarak rata-rata 57.800.000 km. Untuk mengelilingi matahari planet tersebut membutuhkan waktu sekitar 88 hari.
Venus adalah planet kedua yang terdekat dengan matahari yaitu mempunyai jarak rata-rata 108.900.000 km. Waktu yang dibutuhkan untuk mengelilingi matahari selama kurang lebih 225 hari.
Bumi adalah planet ketiga yang terdekat dengan matahari dan memiliki jarak rata-rata sebesar 149.700.000 km. Bumi membutuhkan waktu selama 365 ¼ hari untuk mengelilingi matahari.
Mars atau disebut planet merah menempati urutan keempat yang terdekat dengan matahari dan mempunyai jarak rata-rata dengan matahari sejauh 228.000.000 km. Waktu yang dibutuhkan planet tersebut untuk mengelilingi matahari selama 1,9 tahun.
Jupiter yang dikenal sebagai planet terbesar pada tata surya menempati urutan kelima jarak terdekat dengan matahari. Jarak rata-rata pada planet dengan matahari sekitar 778.200.000 km dan membutuhkan waktu selama 12 tahun untuk mengelilingi matahari.
Saturnus adalah planet terbesar kedua yang memiliki jarak rata-rata dengan matahari sekitar 1.430 juta km dengan masa revolusi selama 29,5 tahun.
Uranus adalah planet ketujuh yang terdekat dengan matahari yang memiliki jarak rata-rata sejauh 2.875 juta km. Waktu yang dibutuhkan untuk revolusi mengelilingi matahari selama 84 tahun.
Neptunus adalah planet terjauh dari matahari dengan jarak rata-rata sekitar 4.497 juta km. Keberadaan neptunus yang sangat jauh dengan matahari menjadikan planet tersebut membutuhkan waktu selama 164,8 tahun untuk berevolusi.
Baca Juga: Planet yang Memiliki Cincin Selain Saturnus dalam Tata Surya beserta Penjelasan
Benda-benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri disebut planet. Planet menghasilkan cahaya berasal dari cahaya matahari yang dipantulkan. Contohnya seperti planet bumi yang ditempati oleh manusia yang hanya mendapatkan cahaya dari sinar matahari. (PAM)
