Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakteri merupakan organisme terkecil berukuran mikroskopis yang memiliki bentuk. Bentuk-bentuk bakteri berbeda-beda sesuai dengan klasifikasinya. Pada umumnya, ukuran bakteri berkisar 0.5–5µm.
Bakteri dapat ditemukan hampir pada semua tempat, seperti di air, udara, tanah, benda-benda, bahkan di dalam tubuh manusia. Mereka memiliki dinding sel seperti pada tumbuhan tetapi pembentuknya berbeda.
Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri
Menurut buku Metode Identifikasi Bakteri dan Klasifikasi Bakteri, Prof. Dr. Ir. Irwan Effendi, M.Sc (2020), bakteri adalah bagian dari mikroorganisme salah satu bentuk kehidupan pertama yang muncul di bumi dan hadir di sebagian besar habitat di dunia.
Kata bakteri berasal dari bahasa latin 'bacterium' yang artinya kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Berikut beberapa bentuk-bentuk bakteri yang sebaiknya diketahui.
1. Bentuk Bulat (Coccus)
Bentuk bakteri bulat ini jenis bakteri berbentuk bulat seperti bola. Contohnya adalah sebagai berikut.
Streptococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru).
Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam).
2. Bentuk Batang (Bacillus)
Bentuk bakteri batang biasanya soliter, tetapi dalam beberapa bentuk batang tersusun dalam rantai. Contohnya adalah sebagai berikut.
Lactobacillus, yaitu agen probiotik dan flora normal sehingga dapat berperan untuk membatasi pertumbuhan bakteri patogen.
Bifidobakterium bakteri yang menetap di usus.
3. Bentuk Spiral (Sprillum)
Bentuk bakteri ini terlihat seperti lengkung hampir seperti spiral. Contohnya adalah sebagai berikut.
Treponema penyebab Treponematosis
Leptospira penyebab Leptosirosis
Kelompok Bakteri dari Cara Memperoleh Nutrisi
Berdasarkan cara bakteri memperoleh nutrisi, maka mereka dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut.
1. Bakteri Heterotrof
Bakteri ini membutuhkan sumber karbon dari senawa organik, atau bakteri yang tidak dapat membuat makanannya sendiri. Bakteri heterotrof dapat dibedakan menjadi bakteri parasit, saprofit, dan bakteri patogen.
Bateri ini membutuhkan molekul-molekul organik dari organisme lain sebagai nutrisi agar dapat hidup dan berkembang biak.
2. Bakteri Autotrof
Bakteri auotrof adalah bakteri yang mampu mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik dan bakteri ini dapat membuat makananna sendiri.
Untuk membuat makanannya, bakteri ini membutuhkan energi dari cahaya disebut juga sebagai bakteri fotoautotrof. Sedangkan bakteri yang mendapatkan energi dari senyawa anorganik disebut kemoautotrof.
Baca Juga: Mengenal Struktur Tumbuhan beserta Fungsinya
Mempelajari bentuk-bentuk bakteri akan menambah wawasan tentang makhluk hidup di dunia ini. Meskipun termasuk mikroorganisme, bakteri memiliki bentuk yang berbeda-beda yang menarik untuk dipelajari. (DVA)
