Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-Ciri Ekosistem Buatan beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Ekosistem Buatan. Sumber: Pixabay/Tama66
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Ekosistem Buatan. Sumber: Pixabay/Tama66

Ekosistem buatan merupakan salah satu jenis ekosistem yang dikelompokkan berdasarkan proses terbentuknya. Pembahasan ini dipelajari dalam ilmu biologi. Jadi, sangat penting untuk mengetahui ciri-ciri ekosistem buatan.

Ekosistem merupakan suatu ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Suatu ekosistem, termasuk ekosistem buatan, pasti terdiri dari organisme hidup (biotik) dan lingkungan fisik (abiotik).

Pengertian dan Ciri-Ciri Ekosistem Buatan

Ilustrasi Ciri-Ciri Ekosistem Buatan. Sumber: Pixabay/JordyMeow

Dikutip dari buku Belajar Mandiri IPA untuk SMP/MTs berbasis SKS Semester 2, Huda dan Nugroho (2021:46), ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, terdiri dari berbagai tanaman atau hewan peliharaan yang didominasi oleh pengaruh manusia, serta memiliki keanekaragaman yang rendah.

Terdapat sejumlah ciri-ciri ekosistem buatan yang membedakannya dari jenis ekosistem lainnya. Berikut di antaranya.

1. Dibuat untuk Tujuan Tertentu

Pemanfaatan keanekaragaman tumbuhan dan hewan hingga dibuatnya ekosistem buatan semata-mata karena tujuan tertentu yang spesifik. Beberapa tujuan di antaranya adalah untuk pelestarian serta sebagai sarana hiburan dan pembelajaran.

2. Keragaman yang Sedikit

Karena dibentuk oleh manusia, maka manusia berhak memilih komponen biotik utama dalam ekosistem buatannya. Meskipun ekosistem buatan tetap dapat mendatangkan organisme baru, tetapi tetap tidak terlalu beragam.

3. Memiliki Rantai Makanan Terbatas

Keanekaragaman ekosistem buatan yang sedikit berdampak pada terbatasnya rantai makanan yang terjadi di dalam ekosistem.

Meski begitu, bukan berarti aliran energi di dalam ekosistem buatan tidak berjalan dengan baik. Melainkan unsur rantai makanannya saja yang lebih terbatas.

4. Lebih Rentan terhadap Kegagalan

Hasil buatan manusia tidak selamanya sempurna. Pengetahuan terbatas yang dimiliki manusia dapat memunculkan sejumlah risiko yang sulit dihindari yang memicu pada kegagalan.

Oleh karena itu, faktor-faktor yang berisiko terhadap kegagalan tersebut perlu ditinjau lebih lanjut agar ekosistem buatan tetap berlangsung dengan baik.

5. Lebih Produktif dari Segi Kepentingan Manusia

Meski lebih rentan terhadap kegagalan, tetapi karena memiliki tujuan yang spesifik, maka berpengaruh pada lebih tingginya tingkat keproduktifan dari segi kepentingan manusia.

Dibandingkan hanya bergantung pada kondisi alamiah, rekayasa manusia dapat lebih produktif, menguntungkan, dan mengurangi sejumlah faktor kegagalan.

Baca juga: Pengertian dan Macam-Macam Ekosistem yang Perlu Diketahui

Contoh Ekosistem Buatan

Ilustrasi Ciri-Ciri Ekosistem Buatan. Sumber: Pixabay/ignartonosbg

Terdapat sejumlah contoh ekosistem buatan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Kebun binatang

  2. Kolam

  3. Akuarium

  4. Perkebunan

  5. Sawah

  6. Waduk

  7. Pemukiman

Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri ekosistem buatan beserta pengertian dan contohnya. Semoga ulasan ini dapat menambah pemahaman seputar ekosistem buatan yang diciptakan oleh manusia. (YAS)