Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-Ciri Zaman Arkaekum dan Zaman Paleozoikum

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Zaman Arkaekum. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Zaman Arkaekum. Sumber: Pixabay

Sejarah perkembangan bumi tidak terlepas dari ciri-ciri zaman arkaekum yang sudah terjadi sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Zaman arkaekum sendiri merupakan zaman tertua dari empat fase yang sudah dialami bumi sepanjang perkembangannya.

Setelah zaman arkaekum, bumi memasuki fase baru yang disebut sebagai zaman paleozoikum. Zaman ini juga memiliki sejumlah ciri-ciri yang membedakannya dari empat lainnya.

Ciri-Ciri Zaman Arkaekum dan Zaman Paleozoikum

Ilustrasi Ciri-Ciri Zaman Arkaekum. Sumber: Pixabay

Dikutip dari buku Ensiklopedia Sejarah Lengkap Indonesia karya Adi Sudirman (2019:19), zaman arkaekum merupakan masa awal pembentukan bumi dari inti sampai kulit bumi. Kondisi bumi saat itu belum stabil serta memiliki udara yang sangat panas, sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan.

Zaman arkaekum diperkirakan berlangsung sekitar 2.500 juta tahun yang lalu. Bahkan batuan tertua yang ditemukan para peneliti tercatat berumur sekitar 3,8 miliar tahun.

Untuk menambah wawasan, organisme pertama yang ditemukan di zaman arkaekum berasal dari spesies Cyanobacteria yang merupakan bakteri. Jenis bakteri ini menggunakan metana, amonia, serta sulfat untuk berfotosintesis hingga menghasilkan oksigen, meskipun proses ini berlangsung sangat lama.

Berdasarkan ulasan di atas, berikut dirangkum ciri-ciri zaman arkaekum:

  • Berlangsung kurang lebih 2.500 juta tahun yang lalu

  • Belum ada kehidupan

  • Bumi masih berupa planet bola gas yang sangat panas

Baca Juga: Ulasan tentang Pembabakan Sejarah Perkembangan Bumi

Setelah jutaan tahun lamanya, perlahan bumi berubah hingga memasuki zaman paelozoikum. Zaman yang terjadi setelah zaman arkaekum ini berlangsung sekitar 542-251 juta tahun yang lalu.

Adi Sudirman (2019:19) dalam bukunya menjelaskan bahwa zaman paleozoikum adalah masa ketika terdapat kehidupan makhluk pertama di bumi. Masa ini juga kerap disebut sebagai zaman primer karena fakta ini.

Beberapa organisme yang mulai hidup di zaman ini diantaranya organisme bersel tunggal yang kemudian berkembang menjadi organisme multiseluler. Tidak hanya itu, organisme invertebrata seperti cacing, koral, dan ubur-ubur, serta tumbuhan paku juga sudah mulai hidup di zaman ini.

Zaman paleozoikum merupakan salah satu zaman dengan periode paling panjang. Hal ini terjadi karena terjadi kepunahan massal sehingga memerlukan waktu yang lama untuk memulihkan kehidupan di bumi. Ini membuat zaman paleozoikum terbagi lagi atas 6 periode, yaitu periode kambrium, ordovisium, silur, devon, karbon, dan perm.

Adapun ciri-ciri zaman paleozoikum adalah sebagai berikut:

  • Sudah mulai terdapat kehidupan berupa mikroorganisme

  • Keadaan bumi masih belum stabil

  • Curah hujan sangat besar

  • Iklim cepat berubah-ubah

Sekian ulasan mengenai ciri-ciri zaman arkaekum dan zaman paleozoikum. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan seputar sejarah perkembangan bumi. (YAS)