Konten dari Pengguna

Mengenal Definisi Translokasi Resiprok dan Proses Terjadinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi translokasi resiprok. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi translokasi resiprok. Sumber: pexels.com

Translokasi merupakan salah satu materi yang diajarkan dalam ilmu sains, khususnya pada bidang biologi. Di dalamnya terdapat beberapa jenis yang harus dipahami oleh siswa. Salah satunya adalah translokasi resiprok.

Jenis translokasi ini memiliki ciri khas tersendiri yang dapat membantu siswa dalam mengenalinya. Dengan begitu, diharapkan siswa bisa lebih mudah dalam memahami materi seputar translokasi ini.

Pengertian Translokasi Resiprok dan Proses Terjadinya

Ilustrasi translokasi resiprok. Sumber: pexels.com

Secara umum, translokasi merupakan mutasi yang terjadi akibat perpindahan ruas DNA (segmen kromosom) ke tempat yang baru. Baik itu dalam satu kromosom ataupun antarkromosom yang berbeda.

Peristiwa translokasi ini bisa memberikan dampak tertentu pada manusia. Tergantung dari jenis translokasi yang terjadi.

Translokasi sendiri terbagi menjadi tiga kelompok. Salah satunya adalah translokasi resiprok. Jenis translokasi ini dapat terjadi apabila dua buah kromosom yang bukan homolognya patah pada tempat tertentu. Setelah itu, patahan tersebut saling tertukar.

Berikut ini adalah pengertian dan jenis-jenis translokasi resiprok yang perlu diketahui.

  1. Resiprok homozigot, yakni translokasi yang mengalami pertukaran segmen dua kromosom homolog dengan segmen dua kromosom nonhomolog.

  2. Resiprok heterozigot, yakni translokasi yang hanya mengalami pertukaran satu segmen kromosom ke satu segmen kromosom nonhomolognya.

  3. Translokasi Robertson, yakni translokasi yang terjadi karena penggabungan dua kromosom akrosentrik menjadi satu kromosom metasentrik. Kondisi ini sering disebut juga dengan fusion atau penggabungan.

Adapun salah satu contoh paling terkenal dari jenis translokasi ini adalah translokasi yang terjadi antara kromosom 9 dan 22. Kondisi ini ditemukan pada leukimia mieloid kronis (CML).

Pada kondisi tersebut, fragmen kromosom tertentu dari kromosom 9 dan kromosom 22 mengalami pertukaran. Nantinya, proses translokasi ini akan menghasilkan kromosom Philadelphia (Ph) yang merupakan hasil dari perubahan gen BCR (kromosom 22) dan gen ABL1 (kromosom 9). Akibatnya, pertumbuhan sel darah putih tidak terkendali yang sekaligus menjadi ciri utama CML.

Jadi, itu dia penjelasan singkat mengenai translokasi resiprok yang menjadi bagian dari materi biologi. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. Khususnya yang berkaitan dengan jenis-jenis translokasi. (Anne)

Baca Juga: Perbedaan Kromosom, DNA, dan Gen yang Perlu Diketahui