Konten dari Pengguna

Mengenal Fiksi yang Berasal dari Hasil Imajinasi Penulis

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi fiksi adalah. Sumber: unsplash.com/  Fallon Michael
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi fiksi adalah. Sumber: unsplash.com/ Fallon Michael

Fiksi adalah cerita karangan yang berupa ide imajinasi penulis dan disusun berdasarkan unsur intrinsik seperti setting, alur dan penokohan. Bentuk fiksi beragam, mulai dari cerpen sampai novel.

Kebanyakan fiksi bisa diubah bentuk menjadi film maupun drama. Meskipun cerita karangan, namun fiksi tetap harus masuk akal agar jalan ceritanya tidak cacat logika.

Fiksi adalah

ilustrasi fiksi adalah. Sumber: unsplash.com/ Shiromani Kant

Dikutip dari buku Pengkajian Prosa Fiksi (edisi revisi) Oleh Andri Wicaksono (2017:67), fiksi adalah cerita rekaan atau dibuat- buat, sedangkan yang termasuk fiksi adalah novel dan cerpen. Namun, kadangkala fiksi juga sering digunakan sebagai sinonim dari novel.

Cerita fiksi merupakan karangan non-ilmiah yang berasal atau dibuat dari imajinasi pengarang. Fiksi sendiri yaitu karya sastra yang mempunyai sifat dasar umum sebagai penanda bentuk dari karangan fiksi. Di mana para tokoh, latar cerita hingga permasalahan dalam cerita fiksi bersifat realitas imajinatif, bukan objektif.

Unsur dalam Fiksi

ilustrasi fiksi adalah. Sumber: unsplash.com/ Tabitha Turner

Fiksi terdiri dari dua unsur utama yaitu intrinsik (di dalam cerita) yang berupa tema, plot, alur, setting, tokoh & suasana serta unsur ekstrinsik (di luar cerita) seperti cover, rincian subbab, judul dan bahasa.

Baca juga: 4 Jenis Buku Fiksi yang Menarik dan Banyak Dibaca

Adapun penjelasan dari unsur intrinsik sebuah fiksi, antara lain:

  1. Tema adalah hal yang melatarbelakangi suatu fiksi, misalnya tema rumah tangga, tema percintaan anak sekolah, tema kehidupan anak tiri dan sebagainya.

  2. Plot adalah dasar cerita untuk pengembangan cerita

  3. Alur adalah rangkaian cerita yang bisa dibedakan menjadi alur maju, alur mundur atau alur campuran.

  4. Latar atau setting adalah tempat dimana cerita berlangsung. Dapat berupa kejadian ataupun latar belakang kehidupan antropologis yang berkaitan dengan kondisi masyarakatnya. Misalnya kehidupan masyrakat pedesaan di pelosok Aceh.

  5. Penokohan atau perwatakan, yaitu tokoh yang ada di dalam cerita. Ada dua macam, pemeran baik (protagonis) dan pemeran jahat (antagonis).

  6. Suasana, yaitu situasi yang ada dalam cerita. Misalnya saat terjadi konflik dalam cerita maka suasanya menegangkan, membuat emosi memuncak, sedangkan saat bahagia membuat pembaca ikut terhanyut dalam emosi senang.

Kesimpulannya, pengertian fiksi adalah cerita buatan penulis yang runtut dengan unsur intrinsik yang lengkap dan berasal dari imajinasi pembuatnya. (IMA)