Mengenal Fungsi Platina pada Sistem Kelistrikan Kendaraan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap kendaraan bermotor memiliki starter untuk menyalakan mesinnya, di sana lah platina berperan. Fungsi platina dalam kendaraan berperan dalam induksi untuk menghidupkan mesin.
Terdapat komponen mesin lain yang fungsinya mirip dengan platina, yaitu CDI. Platina bekerja secara mekanik untuk menyalakan mesin kendaraan.
Fungsi Platina untuk Menyalakan Mesin
Mengutip dari buku Metode Tepat Menghemat Bahan Bakar (Bensin) Mobil karya Urip Sudirman (hal.17), fungsi platina atau CDI adalah mengatur nyalanya arus bertegangan tinggi yang ada pada celah platina atau sensor CDI sebelum didistribusikan menuju busi melalui kabel busi dan rotor.
Platina dan CDI mempunyai peran dan kegunaan yang hampir mirip. Perbedaannya, prinsip kerja platina menyalakan mesin secara mekanis, sedangkan CDI memiliki prinsip kerja unyuk mengatur penyalaan mesin secara elektris.
Adapun yang memiliki kinerja terbaik di antara platina dan CDI adalah CDI karena mampu mengatur arus tegangan tinggi secara lebih stabil. Dengan demikian, proses pembakaran bensin di silinder yang menjadi tempat ruang bakar pada kendaraan akan jauh lebih baik.
Baca juga: 4 Fungsi Busi dan Cara Kerjanya pada Mobil
Adapun menurut sumber lain, yaitu buku Merawat dan Memperbaiki Mobil Bensin karya Iwan Darmawan (2008:21), platina memiliki fungsi sebagai pemutus kontak. Kontak yang dimaksud seperti sakelar on- off dari penghubung koil (kumparan yang menyalakan mesin). Waktu yang diperlukan telah dikendalikan oleh perputaran poros kam.
Jika platina dihubungkan atau dinyalakan, maka arus listrik akan mengalir ke koil dan membuat mesin menyala. Sedangkan jika titik kontak pada platina terputus, maka aliran listrik akan ikut terputus sehingga akan terjadi lonjakan listrik tegangan tinggi pada koil yang mengakibatkan mesin mati.
Demi mengurangi lonjakan tegangan tinggi pada koil yang terjadi secara tiba-tiba, maka diperlukan sebuah komponen lain yang bernama kondensor. Penambahan kondensor bertujuan untuk mencegah kerusakan pada platina.
Kabel yang terdapat di ujung koil dan menghubungkan setiap bagiannya akan terlepas dan mendekat ke terminal koil secara otomatis apabila ada kondensor. Lalu, kunci kontak dinyalakan (posisi on), dan ujung-ujung kontak dibuka-tutup dengan menggunakan tangan.
Secara umum fungsi platina adalah sebagai pemutus kontak yang bisa digunakan untuk menyalakan dan mematikan mesin kendaraan. (IMA)
