Konten dari Pengguna

Mengenal Hambatan Jenis Bahan dan Rumusnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hambatan jenis bahan. Sumber: Pixabay / hpgruesen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hambatan jenis bahan. Sumber: Pixabay / hpgruesen

Dalam listrik, hambatan jenis bahan adalah besarnya hambatan dari suatu bahan penghantar listrik. Hambatan jenis merupakan sifat khas suatu bahan. Oleh karena itu, setiap bahan penghantar memiliki nilai hambatan jenis yang berbeda-beda.

Perak misalnya, merupakan logam yang memiliki hambatan jenis paling kecil, sehingga perak merupakan konduktor terbaik. Selain perak, tembaga juga memiliki hambatan jenis yang relatif kecil, sehingga baik untuk digunakan sebagai penghantar listrik.

Hambatan Jenis Bahan pada Listrik dan Rumusnya

Ilustrasi hambatan jenis bahan. Sumber: Pixabay / PublicDomainPictures

Mengutip buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama, Djoko Arisworo, Yusa, (halaman 163), arus yang mengalir dalam seutas kawat penghantar dapat diumpamakan sebagai aliran air yang melalui pipa.

Banyaknya air yang mengalir per satuan waktu ditentukan oleh sifat-sifat pipa, yaitu panjang atau pendeknya pipa, sempit atau lebarnya pipa, dan apakah di dalam pipa tersebut kosong atau terdapat kerikil atau lumut yang menghambat aliran air tersebut.

Demikian pula dengan arus listrik. Elektron akan lebih mudah bergerak melalui kawat yang penampangnya luas dibandingkan melalui kawat yang penampangnya kecil. Sebab, kawat yang penampangnya luas, hambatannya akan lebih kecil.

Namun, semakin panjang kawat penghantar, semakin besar pula hambatannya, karena gerakan electron akan lebih banyak mengalami rintangan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hambatan kawat penghantar R berbanding lurus dengan panjang kawat l dan berbanding terbalik dengan luas penampang kawat A.

Karena nilai hambatan listrik tergantung pada hambatan jenis kawat, maka secara sistematis, perbandingan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.

R = ρ l / A

R = Hambatan kawat logam (Ω)

ρ = Hambatan jenis kawat (Ωm)

l = Panjang kawat (m)

A = Luas penampang kawat (m²)

Sehingga, untuk mencari hambatan jenis suatu bahan, dapat menggunakan rumus sebagai berikut.

ρ = (R.A) : l

Baca juga: Mengenal Satuan Hambatan Jenis dan Rumusnya

Itulah penjelasan mengenai hambatan jenis suatu bahan dan rumusnya. Cara menghitung hambatan jenis suatu bahan adalah dengan mengalikan hambatan (R) dengan luas penampang kawat (A), lalu dibagi dengan panjang kawat (l). (ARN)