Mengenal Imperialisme dan Perbedaannya dengan Kolonialisme

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Imperialisme adalah sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Perancis pada masa imperium Napoleon Bonaparte. Istilah ini kemudian disebarluaskan oleh penulis Inggris untuk menjelaskan tentang dasar-dasar perluasan kekuasaan yang dilakukan oleh Kerajaan Inggris.
Inggris menganggap bahwa penjajahan (imperialisme) bertujuan untuk membangun masyarakat yang dijajah, karena negara tersebut dianggap masih terbelakang. Dengan penjajahan itu, menurut Inggris, mereka turut membangun dunia.
Pengertian Imperialisme
Pengertian imperialisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar.
Sementara itu, menurut buku Pengetahuan Sosial Sejarah SMP Kelas 2, Drs. Tugiyono KS., dkk. (2004: 2), imperialisme adalah nafsu untuk memperluas wilayah dengan menguasai negara lain.
Ada beberapa hal yang mendorong suatu negara melakukan imperialisme, antara lain:
Keinginan untuk menjadi bangsa yang jaya dan terbesar di seluruh dunia
Keinginan untuk mendapatkan kekayaan dari suatu negara
Keinginan untuk menguasai perdagangan dunia
Imperialisme dibedakan menjadi dua kategori, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Tujuan imperialisme kuno adalah untuk menguasai perdagangan atas suatu wilayah dengan cara monopoli dan paksaan.
Sementara itu, imperialisme modern bertujuan untuk memperluas daerah jajahan untuk dimanfaatkan sebagai daerah penanaman modal (kapital), daerah pasar hasil industri, juga daerah penghasil tenaga buruh yang murah.
Perbedaan Imperialisme dan Kolonialisme
Imperialisme memang memiliki persamaan dengan kolonialisme. Persamaan itu terletak pada tujuannya untuk menguasai bangsa lain, demi keuntungan bangsanya sendiri. Namun, sesungguhnya kedua istilah tersebut memiliki perbedaan.
Imperialisme berasal dari kata “imperare” yang berarti memerintah, sedangkan kolonialisme berasal dari kata “colonia” yang berarti tanah jajahan.
Jika imperialisme bertujuan untuk memerintah dan membangun negara jajahannya, karena fokus imperialisme adalah pada penguasaan ekonomi, politik, dan pemerintahan negara jajahan, kolonialisme lebih kejam.
Selain ingin mengeksploitasi negeri jajahannya dengan menguasai seluruh sumber daya alamnya, sistem kolonialisme juga tak segan menyingkirkan penduduk asli, sehingga wilayah jajahan tersebut dapat dikuasai sepenuhnya.
Baca juga: Ciri-ciri Imperialisme Modern Lengkap dengan Pengertian dan Tujuannya
Itulah penjelasan singkat mengenai imperialisme, juga perbedaannya dengan kolonialisme. Kesimpulannya, kolonialisme dan imperialisme adalah perbuatan merampas hak manusia. (ARN)
