Konten dari Pengguna

Mengenal Iringan Tari Sekapur Sirih dan Maknanya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Iringan Tari Sekapur Sirih. Sumber: unsplash.com/ Samantha Weisburg
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Iringan Tari Sekapur Sirih. Sumber: unsplash.com/ Samantha Weisburg

Dalam seni tari nusantara terdapat tari Sekapur Sirih yang biasanya diiringi dengan beragam alat musik. Iringan tari sekapur sirih umumnya adalah alunan musik gambus.

Musik yang bernuansa tepukan tersebut menambah nuansa khas dari tari Sekapur Sirih. Selain gambus, masih ada alat musik lain yang sering dipakai untuk mengiringi tarian itu, apa saja?

Iringan Tari Sekapur Sirih beserta Maknanya

Ilustrasi Iringan Tari Sekapur Sirih. Sumber: unsplash.com/ David Hofmann

Mengutip dari Ensiklopedi Seni Tari Nusantara: D. K. I. Jakarta hingga Jawa Timur oleh R. Toto Sugiarto dkk  (2021:10), tarian tradisional Sekapur Sirih memiliki makna berupa sebuah tari persembahan.

Tarian Sekapur Sirih dipertontonkan sebagai sambutan bagi tamu-tamu penting yang hadir di suatu daerah. Seni tari ini juga sebagai wujud rasa bahagia saat kedatangan tamu terhormat.

Adapun iringan tari Sekapur Sirih adalah alat musik yang terdiri atas biola, gambus, akordion, rebana, gong, serta gendang. Perpaduan bunyi alat musik tersebut akan menimbulkan alunan musik tradisional.

Tari ini memiliki jumlah penari sebanyak sembilan perempuan dan tiga laki-laki. Sehingga total penarinya ada dua belas orang. Penari laki-laki memiliki tugas yang berbeda dengan penari perempuan.

Dari ketiga penari laki-laki tersebut, dua di antaranya akan bertindak sebagai pengawal dari satu penari laki-laki lainnya yang bertugas membawa payung. Sedangkan penari wanita akan menari sesuai gerakan yang ada dalam tari Sekapur Sirih.

Dalam pertunjukan tari Sekapur Sirih, para penari wanitanya memakai aksesoris kepala yang berwarna emas berupa bandana dengan hiasan yang tegak di kepala. Sehingga saat menari, hiasan tegak berwarna emas itu akan ikut bergerak.

Tentunya tarian ini sangat seru untuk ditonton. Dengan iringan musik khas daerah berupa tabuhan gendang, rebana dan alunan dari gesekan biola, membuat suasana akan makin semarak.

Tarian yang berasal dari Provinsi Jambi ini diciptakan oleh Firdaus Chatap. Kemudian pada tahun 1962 mulai diperkenalkan kepada masyarakat setempat. Sampai saat ini, tari Sekapur Sirih masih digunakan untuk menyambut tamu kehormatan di Jambi.

Baca juga: Mengenal Jenis Tarian Tradisional di Indonesia

Iringan tari Sekapur Sirih mayoritas berupa alat musik yang cara memainkannya dengan cara ditabuh. Meskipun ada beberapa yang digesek seperti biola. (IMA)