Konten dari Pengguna

Mengenal Isaac Newton, Penemu Teori Gravitasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Isaac Newton adalah penemu. Sumber: Pexels/Ron Lach
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Isaac Newton adalah penemu. Sumber: Pexels/Ron Lach

Isaac Newton adalah penemu dan salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam sejarah. Isaac juga dikenal luas sebagai penemu teori gravitasi dan hukum-hukum dasar fisika yang dikenal dengan hukum Newton.

Lahir pada 4 Januari 1643 di Woolsthorpe, Inggris, Newton memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti matematika, astronomi, dan filsafat alam. Warisan Newton masih sangat terasa hingga hari ini, dan karyanya terus dihormati dan dipelajari di seluruh dunia.

Isaac Newton, Penemu Teori Gravitasi

Ilustrasi Isaac Newton adalah penemu. Sumber: Pexels/Pixabay

Dikutip dari buku Isaac Newton Inspirasi untuk Hidup Lebih Bermakna, Sahrul Mauludi (2017:3), Isaac Newton adalah ilmuwan Inggris, ahli matematika, dan “filsuf alam”. Tak hanya itu, Isaac Newton adalah penemu teori gravitasi, hukum Newton, dan lain sebagainya.

Teori gravitasi yang ditemukan oleh Isaac Newton adalah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah ilmu pengetahuan. Teori ini berawal dari pengamatan Newton tentang apel yang jatuh dari pohon, yang kemudian membawanya pada pemikiran bahwa ada kekuatan yang menarik objek-objek tersebut ke pusat bumi.

Pada tahun 1687, Newton menerbitkan karya monumental "Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica" yang memuat hukum gravitasi universal.

Menurut Newton, setiap partikel di alam semesta menarik setiap partikel lainnya dengan gaya yang sebanding dengan massa kedua partikel dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa partikel-partikel tersebut.

Selain teori gravitasi, Newton juga dikenal karena tiga hukum gerak yang dinamai Hukum Newton. Hukum-hukum ini menjelaskan hubungan antara suatu objek dan gaya-gaya yang bekerja padanya, serta pergerakan objek tersebut sebagai hasil dari gaya-gaya ini.

Ketiga hukum tersebut adalah:

  • Hukum Inersia: Sebuah benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan kecuali jika diberikan gaya yang bekerja padanya.

  • Hukum Akselerasi: Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan padanya dan berbanding terbalik dengan massanya.

  • Hukum Aksi-Reaksi: Setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.

Selain teori gravitasi dan hukum gerak, Isaac Newton juga memberikan kontribusi besar dalam bidang optik. Ia menemukan bahwa cahaya putih sebenarnya terdiri dari berbagai warna yang dapat dipisahkan dengan menggunakan prisma.

Penemuan ini membuka jalan bagi perkembangan ilmu optik modern. Newton juga mengembangkan kalkulus, yang meskipun sempat menjadi sumber perselisihan dengan ilmuwan lain seperti Gottfried Wilhelm Leibniz, tetap menjadi salah satu alat matematika paling penting dalam ilmu pengetahuan dan teknik.

Penemuannya tidak hanya mengubah cara manusia memahami alam semesta, tetapi juga meletakkan dasar bagi banyak perkembangan ilmiah dan teknologi modern. engan pemikiran briliannya, Isaac Newton adalah penemu yang telah membuka jalan bagi banyak penemuan dan inovasi yang terus berkembang hingga sekarang.(ARR)

Baca juga: 4 Contoh Penerapan Hukum Newton 3 di Lingkungan Sekitar