Mengenal Jenis-Jenis Pantun Lengkap dengan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun merupakan salah satu karya sastra puisi lama yang hingga saat ini masih eksis di masyarakat. Menariknya, ternyata ada banyak jenis-jenis pantun yang memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing, lho. Hal inilah yang membuat pantun menjadi lebih beragam.
Jadi, tak heran jika pantun bisa digunakan untuk berbagai keperluan, tergantung dari situasi dan kondisinya. Lantas, apa saja jenis pantun sebagai sebuah karya sastra dan contohnya?
Jenis-Jenis Pantun dan Contohnya
Secara umum, pantun adalah adalah puisi melayu asli yang sudah mengakar lama di dalam kebudayaan Masyarakat. Pantun sendiri terdiri dari empat baris dengan rima a - b - a - b. Jadi, baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat disebut dengan isi.
Berikut ini adalah jenis-jenis pantun dan contohnya yang dikutip dari buku The Learning Cell dalam Pembelajaran Menulis Pantun oleh Wiji Astuti (2021:35).
1. Pantun Kiasan
Pantun kiasan merupakan jenis pantun yang menggunakan kiasan untuk menyampaikan pesan yang ada di dalam pantun tersebut. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.
Berjalan dalam gelap
Dapatkan ular warna hitam
Berkenalan tanpa menatap
Bagai meraba dalam kelam
2. Pantun Cinta
Pantun cinta merupakan jenis pantun yang berisi tentang cinta, romansa, ataupun perasaan rindu terhadap pasangan. Umumnya, pantun ini digunakan untuk merayu atau mengungkapkan cinta.
3. Pantun Nasihat
Pantun nasihat adalah jenis pantun yang umumnya berisi tentang pesan moral atau mendidik dengan tujuan untuk menebar kebaikan. Contohnya adalah sebagai berikut.
Pagi-pagi sarapan ayam betutu
Tidak lupa dicampur kuah bumbu
Belajar itu tidak harus menunggu
Asalkan belajar hal-hal bermutu
4. Pantun Jenaka
Pantun jenaka umumnya digunakan dengan tujuan untuk menghibur atau terkadang juga bisa digunakan untuk saling menyindir, namun tetap dalam suasana yang hangat dan akrab. Contohnya adalah sebagai berikut.
Ada kera mirip buaya
Keduanya naik pedati
Dikira mirip Luna Maya
Ternyata yang dilirik Mpok Ati
5. Pantun Teka-Teki
Pantun teka-teki merupakan jenis pantun yang dibuat dengan tujuan untuk mengajak pendengarnya berpikir melalui teka-teki yang ada di dalam pantun tersebut. Salah satu ciri dari jenis pantun yang satu ini adalah adanya kalimat pertanyaan pada baris akhir pantun.
Contoh dari pantun teka-teki adalah sebagai berikut.
Kalau tuan sekuat halilintar
Pakai baju begitu gaya
Kalau tuan memang pintar
Hewan apa yang sangat kaya?
Baca Juga: Pengertian, Contoh, dan Jenis-Jenis Reklame
Itu dia penjelasan singkat tentang lima jenis-jenis pantun beserta contohnya yang dapat dipahami. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)
