Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis Screen Sablon Berdasarkan Kerapatannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Screen Sablon. Sumber: Unsplash/Emarts Emarts
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Screen Sablon. Sumber: Unsplash/Emarts Emarts

Masih banyak yang mengira bahwa semua jenis screen sablon adalah sama. Karena, jika dilihat secara sekilas, tidak ada perbedaan signifikan dari jenis-jenis screen sablon.

Meski begitu, jika dilihat secara lebih jelas, terdapat beberapa hal yang membedakan satu jenis screen sablon dengan yang lainnya, termasuk berdasarkan kerapatan screen sablon.

Mengenal Screen Sablon

Ilustrasi Jenis Screen Sablon. Sumber: Unsplash/Angga Kurniawan

Sebelum memahami lebih lanjut mengenai jenis screen sablon berdasarkan kerapatannya, sebaiknya pahami lebih dulu tentang screen sablon.

Screen sablon merupakan satu set alat yang digunakan untuk mentransfer tinta sablon ke media cetak. Dengan adanya screen sablon, tinta akan tersaring melalui celah kain untuk menentukan seberapa banyak tinta yang turun.

Screen sablon terdiri dari dua bagian, yaitu bingkai yang terbuat dari kayu, serta screen atau kain.

Bingkai berfungsi untuk merentangkan kain hingga benar-benar kencang dan datar. Sementara screen berguna untuk menyaring tinta sesuai dengan banyaknya tinta yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis Screen Sablon Berdasarkan Kerapatannya

Ilustrasi Jenis Screen Sablon. Sumber: Unsplash/Anthony Roberts

Karena fungsinya, screen sablon memiliki berbagai jenis yang dapat dibedakan berdasarkan tingkat kerapatan kainnya.

Dikutip dari buku Cetak Sablon untuk Pemula, Guntur Nusantara (2003:25), kerapatan adalah jumlah lubang atau pori-pori screen dalam 1 cm². Semakin banyak jumlah pori-pori dalam 1 cm², semakin sedikit pula tinta yang disalurkan, begitu pula sebaliknya.

Berdasarkan kerapatannya, screen sablon terbagi menjadi 3 jenis yang digolongkan dari penggunaan dengan pembagian ukuran nomor kerapatan. Berikut di antaranya.

1. Screen Kasar

Screen kasar merupakan jenis screen berukuran 61T - 90T. Jenis screen ini umumnya digunakan untuk mencetak benda-benda yang menyerap cat, seperti handuk, sprei, selimut, dan karung.

2. Screen Sedang

Screen sedang merupakan jenis screen berukuran 120T - 150T. Screen sedang biasanya digunakan untuk mencetak benda-benda sedang atau setengah menyerap cat, antara lain untuk mencetak kertas karton, kulit imitasi, mika, kayu, serta logam halus.

3. Screen Halus

Screen halus merupakan jenis screen berukuran 165T - 200S. Screen halus banyak digunakan untuk mencetak benda-benda yang tidak menyerap cat, seperti kaca, plastik, dan logam.

Untuk menambah wawasan, simbol T dalam ukuran screen sablon menunjukkan bahwa screen agak keras dan sedikit kaku. Sedangkan simbol S menunjukkan bahwa kondisi screen lebih halus.

Semakin rendah nomor kerapatan screen, maka semakin besar pula lubang pori-porinya. Sebaliknya, semakin tinggi nomor kerapatan screen, maka semakin kecil lubang pori-porinya.

Baca juga: 6 Jenis Sablon untuk Kaos agar Tahan Lama

Demikian ulasan mengenai jenis screen sablon beserta penjelasan tentang screen sablon. Setelah mengetahui jenis-jenisnya, jangan lupa untuk menyesuaikan benda yang ingin dicetak dengan kerapatan screen sebelum ingin menyablon. (YAS)