Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis Tabung Reaksi beserta Cara Menggunakannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis tabung reaksi. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis tabung reaksi. Sumber foto: Pixabay.com

Tabung reaksi adalah salah satu jenis alat yang digunakan untuk berbagai penelitian reaksi kimia. Salah satu jenis tabung reaksi adalah tabung reaksi kaca.

Tabung reaksi memiliki ukuran yang berbeda-beda. Tabung tersebut tersedia dalam berbagai ukuran panjang dan diameter, umumnya dari diameter 10 sampai 20 mm dan panjang 50 sampai 200 mm.

Jenis Tabung Reaksi

Ilustrasi jenis tabung reaksi. Sumber foto: Pixabay.com

Tabung reaksi merupakan sebuah alat laboratorium yang terbuat dari kaca bening berbentuk huruf U. Ukuran dari tabung reaksi sekitar ukuran jari tangan orang dewasa.

Tabung reaksi digunakan oleh para peneliti untuk melihat bagaimana terjadinya analisa proses reaksi kimia. Dikutip dari buku Kimia 2 SMA Kelas XI, Muchtarid, Apt, M.Si dkk (2007: 119), reaksi kimia dikelompokkan menjadi dua, yaitu reaksi satu arah dan reaksi dua arah.

Tabung reaksi kimia dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal, salah satunya adalah berdasarkan bahannya. Jenis tabung reaksi berdasarkan bahannya adalah sebagai berikut.

1. Tabung Reaksi Kaca

Jenis yang pertama adalah tabung reaksi kaca. Jenis tabung ini banyak digunakan, karena sifat tembus pandangnya yang dapat memfasilitasi pengamatan yang akurat terhadap setiap peristiwa reaksi kimia, yang tengah berlangsung di dalamnya.

Meskipun demikian, tabung ini memiliki kerapuhannya sendiri. Penggunaan tabung reaksi kaca harus disertai dengan kehati-hatian yang ekstra, guna mencegah potensi kerusakan atau pecahnya tabung tersebut.

2. Tabung Reaksi Plastik

Jenis selanjutnya adalah tabung reaksi plastik. Jenis tabung ini terbuat dari bahan plastik, menonjol dengan keunggulan kekuatan dan daya tahan yang melebihi tabung reaksi kaca.

Kelebihan tersebut menjadikan jenis tabung reaksi plastik sebagai pilihan yang lebih aman dalam penggunaannya. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa tabung reaksi plastik tidak memiliki sifat tembus pandang seperti tabung reaksi kaca.

3. Tabung Reaksi Borosilikat

Jenis lainnya adalah tabung reaksi borosilikat. Tabung ini jenis tabung sebagai wakil yang berkelas dalam dunia laboratorium, yang dibuat dari bahan borosilikat yang memiliki keunggulan luar biasa dalam menahan panas dan zat kimia.

Jenis kaca pada tabung ini tidak hanya memperlihatkan keandalan tingkat tinggi dalam ketahanan terhadap suhu tinggi. Akan tetapi, dapat menunjukkan ketangguhan terhadap bahan kimia yang korosif.

Baca juga: Pengertian Hasil Kali Kelarutan dalam Proses Kimia

Cara Menggunakan Tabung Reaksi

Ilustrasi jenis tabung reaksi. Sumber foto: Pixabay.com

Tabung reaksi adalah sebuah alat yang berfungsi untuk tempat mereaksikan dua atau lebih larutan atau bahan kimia. Tabung ini digunakan sebagai tempat mengembangbiakan mikroba dalam media cair.

Cara menggunakan tabung reaksi adalah sebagai berikut:

  1. Cuci tabung reaksi terlebih dahulu dengan air sabun dan bilas dengan air bersih.

  2. Setelah itu, keringkan tabung reaksi dengan lap bersih.

  3. Sterilkan tabung reaksi dengan cara dipanaskan dalam oven atau autoclave, jika tabung akan digunakan untuk reaksi kimia.

  4. Kemudian, masukkan bahan kimia ke dalam tabung reaksi.

  5. Tutup tabung reaksi dengan sumbat saat digunakan.

  6. Lakukan reaksi kimia sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditentukan.

Itulah beberapa jenis tabung reaksi yang dapat diketahui. Tabung reaksi adalah peralatan semacam gelas yang umum ada di laboratorium. (MAE)