Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis Tarian Tradisional di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis tarian. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Jenis tarian. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay

Jenis tarian tradisional di Indonesia sangatlah beragam. Tarian memiliki fungsi yang berbeda-beda. Hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budaya yang ada di wilayah setempat.

Arti tarian sendiri ialah suatu gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan pada waktu dan tempat tertentu, untuk keperluan bersosialisasi, mengungkapkan maksud, perasaan, dan pikiran.

Jenis Tarian Tradisional di Indonesia

Jenis tarian. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay

Dikutip dari buku Mengenal Seni Tari Indonesia, Muryanto, S.Pd (2019: 1), tari adalah perwujudan dari suatu bentuk karya seni yang konkret, serta memerlukan proses panjang untuk memahami dan mempelajarinya.

Secara umum, jenis tari dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Tari modern, yakni jenis tari yang didominasi oleh emosi manusia dan terlepas dari sebuah tradisi

  • Tari tradisional, yakni jenis tarian klasik yang biasa dilakukan sebagai perwujudan budaya di suatu wilayah

Beberapa contoh atau jenis tarian tradisional di Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Tari Jaipong

Tari jaipong adalah jenis tari tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Tari tersebut memadukan gerakan tari ketuk tilu, gerakan pencak silat dan tari ronggeng.

2. Tari Reog Ponorogo

Tari reog Ponorogo merupakan salah satu jenis tari tradisional yang berasal dari daerah Ponorogo Jawa Timur. Tari tersebut mengisahkan bagaimana Ki Ajeng Mutu melawan Raja Kertabhumi dan seisi kerajaannya.

3. Tari Gambyong

Tari gambyong merupakan sebuah tari yang semula dibawakan pada upacara ritual pertanian yang bertujuan untuk kesuburan padi dan perolehan panen melimpah.

Tari ini berasal dari daerah Jawa Tengah. Para penari yang menarikan tarian tersebut menjadi representasi dewi padi atau Dewi Sri.

4. Tari Kecak

Jenis tarian tradisional selanjutnya yaitu tari kecak. Tari tersebut berasal dari Bali yang semula merupakan bagian prosesi agama Hindu.

Salah satu dari penari kecak akan menjadi media komunikasi dengan dewa dan pengusir roh jahat. Kini, tari tersebut digabungkan dengan pertunjukan teater yang menggambarkan kisah Ramayana lewat gerak tari.

Baca juga: Fungsi Tari Kecak dan Perkembangannya sebagai Tari Tradisional Bali

5. Tari Piring

Jenis tari ini berasal dari orang Minangkabau di Sumatera Barat. Dulu, tari tersebut merupakan wujud atau bentuk dari rasa syukur atas hasil panen. Kini, tari tersebut berfungsi sebagai bentuk hiburan dan persembahan bagi tamu dan masyarakat.

6. Tari Serimpi

Tari Serimpi yaitu salah satu tarian tradisional yanng melambangkan kelembutan. Hal ini terlihat dari gerak penari dan iringan gamelan.

Itulah sekilas ulasan mengenai jenis tarian tradisional di Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan tentang tari tradisional. (MAE)