Konten dari Pengguna

Mengenal Karakteristik Wilayah Daratan dan Perairan Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia. Sumber foto: Pixabay/HeidiSadecky
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia. Sumber foto: Pixabay/HeidiSadecky

Wilayah Indonesia mempunyai kondisi geografis yang beragam. Termasuk pada kawasan daratan dan perairannya. Maka dari itu, untuk lebih memahami aspek-aspek fisik didalamnya, hal ini menjadikan karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia penting untuk dipelajari lebih mendalam.

Perbedaan karakteristik wilayah di Indonesia dipicu oleh beberapa faktor. Adapun hal-hal yang dapat memengaruhi di antaranya berupa faktor astronomis dan faktor geologis.

Karakteristik Wilayah Daratan dan Perairan Indonesia

Ilustrasi karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia. Sumber foto: Pixabay/SmallmanA

Wilayah daratan dan perairan Indonesia memiliki perbedaan karakteristik yang menarik untuk diketahui. Tentunya hal tersebut dapat mempengaruhi beragam hal dalam sektor kehidupan, baik ekosistem, ekonomi, hingga kenampakkannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, berikut merupakan perbedaan karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia yang dapat diketahui dikutip dari buku Pasti Bisa Geografi untuk SMA/MA Kelas XI, Tim Ganesha Operation, (2019: 5-6).

1. Daratan Indonesia

Daratan adalah bagian dari permukaan bumi yang berbentuk padat dan tidak digenangi air. Wilayah daratan di Indonesia umumnya memiliki curah hujan yang teratur.

Selain itu, juga terdapat banyak gunung berapi yang mengakibatkan tanah di Indonesia sangat cocok untuk pertanian. Beberapa bentuk kenampakan alam di wilayah Indonesia yang berupa daratan sebagai berikut.

  • Dataran tinggi yang berupa wilayah daratan relatif datar, luas dan terletak di ketinggian 300-1500 meter dpl. Dataran tinggi terbentuk akibat erosi dan sedimentasi. Contohnya yaitu Dataran Tinggi Gayo di Aceh dan Dataran Tinggi Penreng di Sulawesi Tengah.

  • Dataran rendah, merupakan wilayah daratan yang relatif datar, luas dan memiliki ketinggian kurang dari 200 meter dpl. Dataran ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi sungai. Contoh dataran rendah meliputi Dataran Rendah Pantai Utara Jawa Barat.

  • Pulau, yaitu dataran yang lebih kecil dari benua yang sekelilingnya berupa lautan. Seperti halnya Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Pulau Papua, dan Pulau Kalimantan.

  • Gunung adalah wilayah daratan dengan ketinggian lebih dari 1500 meter dpl. Wilayah Indonesia mempunyai gunung berapi aktif dan gunung berapi tidak aktif. Contoh gunung api aktif di Indonesia salah satunya yaitu Gunung Sinabung di Sumatra Utara. Sementara contoh gunung api tidak aktif adalah Gunung Sumbing di Jawa Tengah.

2. Perairan Indonesia

Perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang kawasannya digenangi air. Wilayah Indonesia memiliki perairan yang sangat luas, yaitu sebesar 2/3 bagian dari keseluruhan luasnya. Kenampakan alam di wilayah Indonesia yang berupa perairan, meliputi.

  • Sungai, yaitu bagian permukaan bumi yang rendah. Beragam contoh sungai yang ada di Indonesia adalah Sungai Mahakam, Sungai Barito, dan Sungai Bengawan Solo.

  • Danau adalah daerah dari permukaan bumi yang berupa perairan luas dan dikelilingi oleh daratan. Proses terbentuknya disebabkan letusan gunung berapi (danau vulkanik) dan akibat pergeseran muka bumi (danau tektonik). Contohnya Danau Toba di Sumatra Utara.

  • Laut merupakan kumpulan air asin yang luas dan dapat memisahkan maupun menyatukan suatu daratan dengan daratan lainnya. Sebagai contoh laut Arafura di sebelah selatan Kepulauan Aru.

  • Rawa ialah dataran rendah yang digenangi air. Biasanya rawa terdapat di daerah dekat sungai maupun pantai. Beberapa contoh rawa yang ada di Indonesia antara lain Rawa Pening di Semarang dan Rawa Mangrove di Bali.

Demikian penjelasan mengenai karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia yang patut dipahami. Dengan adanya informasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pembaca dalam bidang ilmu geografi. (Riyana)

Baca Juga: Pengertian Polimer Alam dan Contohnya